Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Seorang Pengemis asal Jember Digaruk Satpol PP saat Beroperasi di Jalan Simpang Empat Desa Genteng Kulon

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 24 November 2023 | 18:25 WIB
APES: Saniman asal asal Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember diamankan anggota Satpol PP Genteng Kamis (23/11).
APES: Saniman asal asal Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember diamankan anggota Satpol PP Genteng Kamis (23/11).

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Seorang pengemis Saniman, 75, asal Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember diamankan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Genteng. Saniman diciduk saat beroperasi di jalan simpang empat traffic light Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kamis (23/11).

Koordinator Satpol PP Kecamatan Genteng, Masruri menjelaskan, Saniman mengaku baru kali ini terkena razia gelandangan. “Yang bersangkutan belum pernah kami amankan, ini yang pertama kali,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Masruri, pengemis yang minta sumbangan di jalan raya itu berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Selain itu juga membahayakan keselamatannya. “Dia minta-minta di pinggir jalan, tepat di jalan simpang empat lampu merah, padahal di sana jalannya sempit,” katanya.

Karena dianggap mengganggu, Mashuri bersama anggotanya membawa kakek itu ke kantornya untuk diberi pembinaan. Untuk kali ini, usai diberi pembinaan dipulangkan ke daerahnya. “Bila nanti terjaring razia lagi akan kita serahkan ke dinas sosial,” ancamnya.

Masruri menyebut langkah tegas yang diambil ini tidak tebang pilih. Selain pengemis, manusia silver, dan kelompok badut juga ditertibkan. “Semua yang menganggu ketertiban umum, akan kami razia, termasuk manusia silver dan badut di jalanan,” cetusnya.

Saniman mengaku baru dua bulan bekerja menjadi pengemis. Di usia tuanya, ia tidak punya keahlian untuk bekerja. “Setiap hari pergi ke daerah perkotaan untuk mengemis (salah satunya Kota Genteng). Kalau sudah dapat uang, pulang ke Jember dengan naik bus,” ucapnya.

Saniman mengakui kesalahan dan minta maaf atas aksinya itu. Ia ingin memiliki pekerjaan yang lebih layak dan tidak mengganggu ketertiban. “Sebenarnya saya juga malu mengemis, tapi tidak ada pilihan lagi,” pungkasnya.(sas/abi)

 

Editor : Agus Baihaqi
#Arus #polisi #Kesalahan #Digaruk #silver #uang #manusia #tua #jalan #pulang #satpo pp #anggota #traffic light #Beroperasi #Naik Bus #razia #sumbangan #Seniman #pekerjaan #diamankan #gelandangan #jember #Usia #mengganggu #Simpang #lalu lintas #Dinas Sosial #Pengemis