Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Perlintasan Tanpa Palang Pintu Ancam Warga, Apalagi Lokasi itu Sering Terjadi Kecelakaan Hingga Merenggut Nyawa

Salis Ali Muhyidin • Selasa, 21 November 2023 | 19:30 WIB
HATI-HATI: Mobil melewati jalur perlintasan KA tanpa palang pintu di  Dusun Sumberwadung, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng Senin (20/11).
HATI-HATI: Mobil melewati jalur perlintasan KA tanpa palang pintu di Dusun Sumberwadung, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng Senin (20/11).

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng - Warga yang melintas di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Dusun Sumberwadung, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng banyak yang was-was, Senin (20/11). Apalagi, di lokasi itu pernah terjadi kecelakaan hingga merenggut nyawa.

Karena banyak warga yang takut saat melintas itu, diantara warga ada yang menjaga di lintasan KA tanpa palang pintu tanpa upah alias sukarela. “Di sekitar sini sudah dua kali ada yang ditabrak kereta,” cetus Pardi, 48, warga Dusun Sumberwadung, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng.

Meski PT KAI sering menutup jalur perlintasan KA yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, tapi warga ada yang menjaga secara sukarela. “Palang pintu ini awalnya tidak ada, oleh warga dibuat secara swadaya biar aman,” katanya.

Pardi menyebut, tak jarang, perlintasan KA itu dijaga bergantian oleh warga sekitar. Itu dilakukan karena warga tidak ingin ada kecelakaan lagi. “Biar warga yang melintas tetap aman,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Banyaknya lintasan KA tanpa palang pintu itu, langkah antisipasi dari PT KAI dalam menekan angka kecelakaan di jalur KA dengan penutupan lintasan liar. “Penutupan perlintasan kecil sudah banyak kami lakukan, kedepan akan terus kami lakukan untuk menekan angka kecelaan,” sebut Anwar Yuli Prastyo selaku Pelaksana Harian Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember.

Anwar menyebut, KAI berharap peran aktif semua pihak untuk dapat melakukan peningkatan keselamatan pada perlintasan sebidang demi keselamatan bersama. “Masyarakat juga berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang, dan disiplin mematuhi rambu-rambu yang terdapat di perlintasan tersebut,” pintanya.

Sebagai bentuk antisipai, terang dia, rambu-rambu yang banyak dibuat instansi lain seperti kepolisian juga harus ditaati. “Pastikan jalur yang akan dilalui sudah aman, tengok kanan dan kiri, serta patuhi rambu-rambu yang ada,” pungkasnya.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#pelintasan kereta #KA #Pihak #humas #rambu-rambu #merenggut nyawa #pt kai #kecelakaan #Sukarela #palang pintu #lokasi #warga #keselamatan #Kereta Api #Terjadi #melintas #menimbulkan #pelaksana #Aman #penutupan