CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang digagas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi digelar di wilayah Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Cluring, kJumat (17/11).
Dalam kegiatan ini, Korsda Cluring mengajak siswa SMPN 1 Cluring, Kecamatan Cluring untuk merawat sungai dengan bersih-bersih. “Kebetulan ada saluran tersier yang melintasi belakang sekolah,” terang Korsda Cluring, Sugiono.
Menurut Sugiono, SMPN 1 Cluring yang berada di Desa/Kecamatan Cluring itu lokasinya dilintasi saluran tersier BCL 4. Sungai itu membelah area sekolah dengan kantin. “Siswa ikut merawat sungai dengan terjun membersihkan saluran tersier itu,” katanya.
Sebelum terjun ke sungai untuk bersih-bersih, terang dia, para siswa dibekali pengetahuan tentang cara merawat sungai. “Kami paparan terkait air dan sungai, para siswa terlihat serius mengikutinya,” cetusnya.
Usai menerima materi, para siswa bersama-sama membersihkan saluran tersier yang berada di bagian belakang di kompleks sekolah. “para siswa dan gurunya semangat membersihkan saluran itu,” katanya.
Sugiono menyampaikan, untuk program Sekardadu ini Korsda Cluring tidak hanya mengajak para siswa merawat sungai, tapi juga akan memberikan sejumlah bantuan berupa bibit tanaman obat keluarga (TOGA). “Bantuan bibit ini nantinya akan ditanam di sekitar sekolah,” ujarnya.
Wakil Kepala SMPN 1 Cluring, Nurul Watonah mengatakan, kegiatan seperti dalam program Sekardadu ini, sudah dilaksanakan di sekolahnya sejak setahun yang lalu. “Kegiatan ini dimasukkan dalam kurikulum Merdeka Belajar Proyek P5,” cetusnya.
Koordinasi antara program Sekardadu dengan program sekolah, kata dia, sangat bermanfaat bagi pembelajaran siswa di SMPN 1 Cluring. “Mudah-mudahan bisa memberikan dampak positif juga untuk lingkungan sekitar sekolah,” harapnya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi