Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tumpukan Sekam Sisa Penggilingan Padi di Wonosobo Srono Hangus Terbakar

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 15 November 2023 | 17:00 WIB
TERBAKAR: Petugas Damkar Sektor Srono memadamkan api yang membakar sekam di Dusun Plembangrejo, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, pada Sabtu (11/11).
TERBAKAR: Petugas Damkar Sektor Srono memadamkan api yang membakar sekam di Dusun Plembangrejo, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, pada Sabtu (11/11).

SRONO, RadarBanyuwangi.id – Pekerja dan pemilik selep penggilingan padi di Dusun Plembangrejo, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, sempat dibuat geger pada Sabtu (11/11) siang.

Tumpukan sekam sisa proses penggilingan padi, mendadak terbakar.

Kebakaran di selep penggilingan padi itu, diketahui oleh pemiliknya Danik Sri Widiarti, 34. sekitar pukul 10.45.

“Awalnya terlihat asap tebal mengepul, setelah saya dekati ditumpukan sekam padi sudah muncul api,” terang Danik Sri Widiarti.

Danik yang melihat ada api, meminta para pekerjanya untuk segera membantu memadamkan api sebelum kebakaran menyebar.

“Oleh pekerja dipadamkan dengan peralatan seadanya dengan disiram air, tapi api masih menyala,” ujarnya.

Melihat api yang belum padam, pemilik penggilingan padi itu menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar) untuk membantu memadamkan api. “Petugas damkar juga cepat datang,” katanya.

Setiba di lokasi kebakaran, para petugas damkar dari Sektor Srono itu langsung melakukan penyemprotan ke arah sekam yang terbakar.

“Sekam mudah terbakar, kami langsung bertindak dengan memadamkan api yang masih besar,” ujar Koordinator Damkar Srono, Hery Siswanto seraya menyebut tumpukan sekam yang terbakar itu menimbulkan kepulan asap yang tebal.

Untuk memadamkan api di selep padi ini, Hery menyebut menerjunkan dua armada jenis fire dome dan Supply. Proses pemadaman api berlangsung cukup lama.

“Untuk memadamkan api ini butuh waktu sampai tiga jam,” cetusnya.

Api padam sekitar pukul 14.30 dan langsung dilakukan pendinginan untuk memastikan api tidak muncul lagi dari dalam sekam yang terbakar.

“Pukul 14.50, seluruh proses pemadaman telah selesai dipakukan,” katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, api yang muncul dari dalam tumpukan sekam diduga karena cuaca panas.

Beruntung, kebakaran itu tidak sampai merusak bangunan maupun menimbulkan korban jiwa. “Kerugian material ditaksir mencapai Rp 5 juta,” ungkapnya. (gas/abi)

Editor : Ali Sodiqin
#srono #penggilingan padi #api #terbakar #Selepan Padi #banyuwangi #sekam