Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Awas, Jalanan Licin Penuh Tanah Liat di Tegalarum Sempu, Diduga Penyebabnya Dump Truk dari Tambang Pasir Maut

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 15 November 2023 | 16:00 WIB
LICIN: Jalan raya di Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, penuh lumpur dari dump truk yang mengambil material di tambang pasir, Senin (13/11).
LICIN: Jalan raya di Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, penuh lumpur dari dump truk yang mengambil material di tambang pasir, Senin (13/11).

SEMPU, RadarBanyuwangi.id – Galian C di Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, yang merenggut nyawa tiga bocah asal Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng Sopiatun, 5; Aqila, 8, Dan Salsabila, 7, pada Senin (17/4) lalu, kembali dikeluhkan warga.

Dump truck yang keluar dari tambang pasir itu, membawa kotoran tanah liat dan menempel di jalan aspal, Senin (13/11).

Tanah liat yang berceceran di jalan itu, bisa membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara motor karena jalan aspal menjadi licin saat terkena air hujan.

“Setiap pagi banyak tanah lempung seperti ini. Ini dari roda truk yang keluar dari tambang pasir,” kata Indra Arvian, 28, warga Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu.

Menurut Indra, tanah liat yang terbawa roda dump truk yang lalu lalang di jalan kabupaten itu biasanya dibersihkan oleh para petugas tambang pasir, tapi itu sering tidak konsisten.

“Kadang dibersihkan, kadang tidak. Kalau pas tidak dibersihkan, warga yang membersihkan,” ucapnya.

Kanit Lantas Polsek Genteng, Iptu Nanang Wardhana meminta kotoran tanah liat yang dibawa dump truk itu bisa dibersihkan secara berkala oleh petugas yang bewenang.

“Harus dibersihkan secepatnya, itu membahayakan, rawan terjadi kecelakaan,” cetusnya.

Nanang mengaku akan mengomunikasikan dengan penanggungjawab tambang pasir, agar potensi kecelakaan di wilayahnya itu bisa ditekan.

“Ini sudah mulai sering hujan, jalan bias licin. Itu berpotensi menimbulkan kecelakaan,” katanya.

Kepala Desa (Kades) Tegalarum, Achmad Turmuzi menyampaikan sudah pernah minta pada pemilik tambang pasir itu untuk menyiram jalan secara rutin.

Selain itu, di sekeliling tambang pasir diberi pembatas agar tidak mudah dimasuki anak-anak.

“Warga juga minta lampu penerangan, selain itu juga minta jalan masuk tambang diberi pembatas,” ungkapnya. (sas/abi)

Editor : Ali Sodiqin
#sempu #galian c #merenggut nyawa #dump truck #lumpur #jalan licin