PURWOHARJO, Jawa Pos Radar Genteng – SMAN 1 Purwoharjo menggelar dies natalis ke-41, Selasa (7/11). Untuk menyemarakkan hari lahirnya itu, digelar berbagai kegiatan seni dan kreasi yang akan berlangsung hingga Kamis (9/11), dan dipusatkan di kampusnya Desa/Kecamatan Purwoharjo.
Dalam acara ini, aneka kreasi siswa ditampilkan mulai seni tari, musik band, fashion, kuliner, Putra-Putri SMAN Purwoharjo, hasil keterampilan tata busana, las, dan tata boga. “Dalam dies natalis ini menampilkan semua kreasi siswa sendiri,” cetus kepala SMAN 1 Purwoharjo, Drs Akip Effendy MPd.
Akip menyebut, dies natalies ini ungkapan rasa syukur atas berdirinya sekolah dan capaian yang telah banyak diukir. “Ini juga refleksi diri atas apa yang menjadi keberhasilan, baik secara akademik maupun nonakademik,” katanya.
Dies natalis ke-41 yang dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdispendik) Provinsi Jatim Wilayah Banyuwangi Drs Achmad Jainuri MPd, wakil pendiri sekolah, komite sekolah, dan Forpimka Purwoharjo, itu diawali pemotongan tumpeng oleh kepala SMAN 1 Purwoharjo Drs Akip Effendy MPd.
Dalam pembukaan dies natalis yang dilaksanakan di aula sekolah itu, juga ditampilkan seni tradisional, fashion show, dan pemilihan Putra dan Putri SMAN 1 Purwoharjo. “Semua kegiatan ekstra ditampilkan,” cetus Wakil Kepala SMAN 1 Purwoharjo bidang Kesiswaan, Joko Purwanto.
Pada rangkaian dies natalis ini, lanjut dia, para siswa juga mengadakan bazar yang akan digelar selama acara peringatan ulang tahun sekolah digelar. “Di bazar ini hasil kreativitas siswa ditampilkan juga,” jelasnya.
Menurut Joko, di bazar ini ada rumah kreatif yang menampilkan hasil program pendidikan double track berupa tata busana dan las. Program ini hasil kerjasama SMAN 1 Purwoharjo dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi dan SMK Darul Ulum Muncar. “Program rumah kreatif sudah berjalan dua tahun,” cetusnya.
Rumah kreatif ini, lanjut dia, untuk mempersiapkan skill para siswa yang memilih tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Ada tiga kelas keterampilan yang dibuka, kelas las, tata busana, dan tata boga. Harapan kami ini bisa bermanfaat bagi siswa setelah lulus sekolah,” ujarnya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi