Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sakit Tidak Sembuh Warga Dusun Pengundangan, Nekat Gantung Diri

Salis Ali Muhyidin • Selasa, 7 November 2023 | 19:00 WIB
RUMAH DUKA: Anggota Polsek Glenmore saat berkunjung ke rumah korban Mat Halil, 56, di Dusun Pengundangan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore pada Minggu (5/11).
RUMAH DUKA: Anggota Polsek Glenmore saat berkunjung ke rumah korban Mat Halil, 56, di Dusun Pengundangan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore pada Minggu (5/11).

GLENMORE, Jawa Pos Radar Genteng  - Warga Dusun Pengundangan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore dibuat geger pada Minggu (5/11). Salah satu warga di kampong itu, Mat Halil, 56, ditemukan tewas dengan leher terikat di dalam rumahnya.

Diduga kuat, korban ini sengaja bunuh diri karena penyakit dalam yang sudah lama tidak segera sembuh. Dari hasil pemeriksaan petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. “Korban diduga depresi karena sakitnya tidak lekas sembuh,” cetus Kapolsek Glenmore, AKP Satrio Wibowo.

Menurut Satrio, Halil kali pertama ditemukan oleh kerabatnya, Endang Ernawati, 41, sekitar pukul 17.00. Saat itu, saksi sengaja datang ke rumahnya. “Saksi curiga lantaran lampu rumah korban padam, padahal biasanya sudah dihidupkan,” cetusnya.

Curiga melihat lampu rumah tak kunjung dinyalakan jelang petang, Endang mencoba masuk ke rumah Halik lewat pintu belakang. Sebelumnya, sempat memanggil nama korban, tapi tidak ada respon. “Dipanggil tidak menjawab, saksi tambah curiga,” tandasnya.

Endang mengaku snagat kaget saat masuk ke rumah korban. Saat itu, dilihat saudaranya itu menggantung di pilar kayu dengan leher diikat pakai ikat pinggang. “Saksi ini kaget dan berteriak minta tolong,” cetusnya.

Para tetangga segera berdatangan. Mereka menurunkan tubuh korban yang sudah meninggal itu. Diantara warga, ada yang melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke polsek setempat. “Saat kami datang, korban sudah dimakamkan,” ucapnya.

Satrio menyatakan, keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan sudah membuat surat pernyataan. Mereka menerima meninggalnya korban. “Keluarga korban menolak diotopsi,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Dari keterangan keluarganya, jelas dia, korban ini sebelumnya sudah pernah melakukan upaya percobaan bunuh diri, tapi gagal. “Sekitar lima tahun yang lalu pernah mencoba bunuh diri dengan cara yang sama, tapi keburu diketahui warga,” tandasnya.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#terikat #petugas #keterangan #leher #korban #bunuh diri #nekat #sakit #medis #tewas #pintu #saksi #warga #gantung diri #surat pernyataan #curiga #keluarga #pemeriksaan #penganiayaan #menggantung