Jawa Pos Radar Genteng – Program sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang digagas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi digelar di wilayah Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Tegaldlimo, kemarin (27/10).
Dalam kegiatan ini, Korsda Tegaldlimo mengajak siswa SDN 1 Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo dan SMPN 2 Tegaldlimo untuk merawat sungai dengan bersih-bersih dan menanam bibit pohon kopi dan asam.
“Kebetulan dua sekolah ini berada di dekat sungai,” terang Korsda Tegaldlimo, Untung.
Menurut Untung, SDN 1 Kalipait dan SMPN 2 Tegaldlimo sekolahnya berdekatan dengan saluran Sekunder Kalipait. Sungai itu melintasi di depan kedua sekolah tersebut.
“Siswa langsung ikut merawat sungai di wilayah kami dengan membersihkan sempadan sungai,” katanya.
Sebelum terjun ke sungai untuk bersih-bersih dan menanam bibit kopi serta pohon asam, terang dia, para siswa dibekali pengetahuan tentang cara merawat sungai.
“Siswa mendengarkan penjelasan terkait air dan sungai dari salah satu petugas kami di halaman sekolah,” cetusnya.
Dalam paparan itu, jelas dia, siswa diajak untuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai.
Siswa juga diminta untuk mengingatkan kerabat jika masih sering membuang sampah di sungai.
“Kami juga beri materi tentang cara menanam bibit pohon,” ujarnya.
Usai menerima materi, para siswa bersama-sama membersihkan saluran sekunder yang terletak di depan sekolahnya.
“Kami juga mengajak siswa untuk menanam bibit kopi dan pohon asam di tepi sungai,” katanya. (gas/abi)
Editor : Ali Sodiqin