Jawa Pos Radar Genteng – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyuwangi yang dikenal Mandawangi dan berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, semakin mengukuhkan diri sebagai sekolah terbaik di Bumi Blambangan.
Sebanyak 256 siswanya yang lulus pada 2023, diterima di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ternama di Indonesia.
Ratusan siswa yang membanggakan itu, berhasil diterima di Unair, UM, Unej, Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (STIS), Unesa, UB, dan sejumlah PTN favorit lain.
Tidak hanya itu, siswa MAN 2 Banyuwangi ada yang masuk di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan Pendidikan Dokter Universitas Mataram.
Kepala MAN 2 Banyuwangi, Drs H Saeroji M Ag mengatakan, keberhasilan siswa dan siswinya masuk di sejumlah PTN terbaik di Indonesia itu, tidak lepas dari peran dewan guru, komite, dan orang tua siswa.
“Ini berkat kerja keras semua pihak, sehingga siswa kami bisa masuk di PTN-PTN terbaik,” ucapnya.
Menurut Saeroji, jumlah siswa yang masuk ke PTN itu, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang tidak mencapai 100 siswa.
“Tahun lalu belum mencapai ratusan, sekarang siswa Mandawangi yang lolos ke PTN mencapai 256 siswa, ini harus ditingkatkan,” ucapnya.
Saeroji menyebut siswanya yang masuk PTN itu melalui sejumlah jalur. Dari 256 siswa ini, ada 37 siswa masuk PTN melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), 67 siswa masuk PTKIN melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), dan 92 siswa melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
“Ada 18 siswa lewat jalur Mandiri, 11 siswa lewat PMDK; dan 31 siswa mengikuti UMPTKIN,” ungkapnya.
Selain 256 siswanya yang diterima di PTN ternama, jelas dia, salah satu siswa MAN 2 Banyuwangi yang lulus pada 2023 ini M Afriza Fahmi Fazli diterima di IPDN.
“Afriza ini juga Duta Lingkungan Jatim 2022, ini prestasi yang membanggakan,” katanya.
Sebanyak 256 siswa yang lolos ke PTN itu, jelas dia, membawa nama baik MAN 2 Banyuwangi. Itu membuktikan MAN 2 Banyuwangi punya alumni yang unggul.
“Mereka juga berhasil menjadi motivasi bagi adik kelas untuk terus berprestasi dan belajar dengan sungguh-sungguh,” tandasnya.
Untuk ke depan, Saeroji berharap MAN 2 Banyuwangi bisa mencetak lebih banyak alumni unggul yang diterima di berbagai universitas favorit di Indonesia, bahkan di luar negeri.
“Kelas XII yang lulus tahun 2024 dan seterusnya, harus bisa diterima di universitas luar negeri. Kami siap untuk membimbing siswa dan siswi yang punya cita-cita kuliah ke luar negeri,” pungkasnya.(sas/abi)
Editor : Ali Sodiqin