Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pasific Harvest Group Muncar, Banyuwangi, Ekspor Ikan ke Jerman Dilepas Menteri Perindustrian RI

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 20 Oktober 2023 | 18:17 WIB
DIBERANGKATKAN: Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang dan pemilik Pasific Harvest Group Aminoto Kurniawan usai pelepasan ekspor ikan olahan ke Jerman disaksikan Wabup Banyuwangi Sugirah,Kamis (19/10)
DIBERANGKATKAN: Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang dan pemilik Pasific Harvest Group Aminoto Kurniawan usai pelepasan ekspor ikan olahan ke Jerman disaksikan Wabup Banyuwangi Sugirah,Kamis (19/10)

MUNCAR, Jawa Pos Radar Genteng – Perusahaan pengalengan ikan Pasific Harvest Group Muncar, Banyuwangi kembali mengekspor ikan hasil olahan, Kamis (19/10). Pelepasan ekspor ikan olahan dengan tujuan Jerman, Libya, dan Afrika senilai Rp 20 miliar itu, dilakukan oleh Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita di pabrik Pasific Harvest Dusun Tratas, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar.

Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku senang dan mengapresiasi pabrik ikan Pasific Harvest yang bisa ekspor ikan ke Jerman dan sejumlah negara lainnya ini. “Ini bukti produk perikanan, khususnya pabrik Pasific Harvest Muncar memiliki kualitas yang sangat baik,” katanya.

Menurut Menteri Agus, Jerman seperti halnya negara-negara lain di Eropa, memiliki standar mutu yang tinggi untuk olahan makanan. “Ini menjadi kebanggaan bagi kami, pabrik ikan Pasific Harvest bisa menembus hingga pasar Eropa, ini luar biasa,” ungkapnya.

Menteri Perindustrian juga menyebut, Indonesia sebagai negara maritim, kini telah masuk menjadi 10 besar negara pengekspor produk perikanan. “Kami akan dorong dan siapkan roadmap-nya, agar dalam lima tahun ke depan Indonesia bisa masuk lima besar negara pengekspor produk perikanan,” katanya.

Pemilik Pasific Harvest Group, Aminoto Kurniawan mengatakan setiap tahun pabriknya melakukan ekspor. Malahan, di tahun ini ekspor ikan ini ke hampir 80 negara. “Kita mengekspor hasil pengalengan ikan ke hampir 80 negara, tahun kami menyasar Australia, tahun ini tujuannya bertambah, yaitu ke Jerman,” ungkapnya.

SIMBOLIS: Pemilik Pasific Harvest Group Aminoto Kurniawan (kiri) memberikan cenderamata pada Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan), kamis (19/10).
SIMBOLIS: Pemilik Pasific Harvest Group Aminoto Kurniawan (kiri) memberikan cenderamata pada Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan), kamis (19/10).

Menurut Aminoto, ekspor kali ini nilainya lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2022, jelas dia, sekali ekspor nilainya sekitar Rp 14,1 miliar. Sedang tahun 2023 ini, sekali ekspor meningkat menjadi Rp 20 miliar. “Dalam satu bulan diperkirakan bisa Rp 40 miliar sampai Rp 60 miliar,” ungkapnya.

Dalam ekspor ikan olahan ke negara-negara Asia, Eropa, Afirika, dan Australia itu, jelas dia, produk yang paling digemari antara lain sarden lemuru dan tuna. “Selama ini yang paling banyak pesanan dua produk itu,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Jerman yang kali ini menjadi tujuan ekspor, kata Aminoto, salah satu dari 80 negara tujuan ekspor, dan baru tahun ini perusahaannya mengirim ikan olahan. “Negara Jerman itu permintaannya banyak, dan tidak dibatasi kuota pengirimannya,” ungkapnya seraya menyatakan akan terus membuka lapangan kerja sebagai tanggung jawab sosial terhadap masyarakat, dan bentuk terima kasih pada masyarakat Banyuwangi.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#ikan #Olahan #eropa #Sugirah #pengalengan #ekspor #Hasil #RI #Pasific Harvest Group #menteri perindustrain #Wabup #perusahaan #pabrik #banyuwangi