Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Rumah Milik Bidan Desa Terbakar Akibat Korsleting Listrik di Atas Plafon Atap Rumah di Bagian Belakang

Agus Baihaqi • Rabu, 18 Oktober 2023 | 18:30 WIB
KORSLETING: Rumah milik bidan Indah Puspita Ratnawati di Dusun Simbar I, Desa Tampo, Kecamatan Cluring yang terbakar, Selasa (17/10).
KORSLETING: Rumah milik bidan Indah Puspita Ratnawati di Dusun Simbar I, Desa Tampo, Kecamatan Cluring yang terbakar, Selasa (17/10).

CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – Kebakaran rumah kembali terjadi, Selasa (17/10). Kali ini, rumah milik bidan desa milik Indah Puspita Ratnawati, 37, di Dusun Simbar I, Desa Tampo, Kecamatan Cluring terbakar. Tidak ada korban jiwa, tapi bagian atap rumah habis terbakar.

Rumah milik bidan yang biasa disapa Puput itu terbakar di bagian belakang. Selama ini, bangunan ini ditempati oleh kedua orang tuanya Paiman dan Mbok Kati. “Bu bidan menempati bagian depan, sedang yang di belakang ditempati orang tua,” terang kepala Desa Tampo, Hasyim Ashari.  

Menurut Hasyim, rumah itu terbakar sekitar pukul 11.30. Saat itu, Puput baru pulang dari Puskesmas. Saat pulang itu mencium bau seperti ada bagian dari rumahnya yang terbakar. “Orang tuanya juga merasakan,” terangnya.

Saat dicari asal bau yang terbakar itu, jelas dia, ternyata dari atap rumah di bagian belakang. Di atas plafon, terlihat ada asap yang mulai mengepul. “Lalau mengabari pada para tetangga, warga juga berdatangan,” katanya.

Para tetangga mencoba membantu memdamkan api dengan alat sedanya. Hanya saja, mereka kesulitan untuk memadamkan api di bagian atas plafon. Sebab, lokasinya yang tertalu tinggi “Akhirnya melapor ke damkar, yang terbakar itu di bagian atas,” ujarnya seraya menyebut lokasi kebakaran berjarak skeitar 500 meter dari kantor desa.

Atas bantuan dari petugas damkar, jelas dia, api yang telah membakar bagian usuk, reng, dan belandar itu berhasil dijinakkan. “Bagian atas rusak semua, tapi barang-barang yang ada di rumah berhasil diselamatkan semua,” ungkapnya. 

Untuk memadamkan api ini, petugas Damkar Sektor Srono menerjunkan satu regu dan satu unit mobil fire dome. Api yang sempat membesar itu, berhasil dipadamkan dalam waktu 20 menit. “Kebakaran ini akibat korsleting listrik di atas plafon, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta,” ujar Koordinator Damkar Sektor Srono, Herry Siswanto. (gas/abi)

 

Editor : Agus Baihaqi
#bidan #atap #plafon #jiwa #Kepala Desa #Korslering Listrik #korban #Rumah #kebakaran #puskemas