Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dinkes Banyuwangi Layangkan Teguran ke Puskesmas Kalibaru Kulon

Ayu Lestari • Rabu, 18 Oktober 2023 | 18:30 WIB
CORETAN: Nama pasien hasil lab untuk AJS sebelumnya bernama Amelia dan dicoret, Minggu (15/10)
CORETAN: Nama pasien hasil lab untuk AJS sebelumnya bernama Amelia dan dicoret, Minggu (15/10)

Jawa Pos Radar Banyuwangi – Keluhan pasien terhadap pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kalibaru Kulon ditanggapi serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi. Tindakan tegas berupa surat teguran langsung dilayangkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan, pihaknya telah melakukan intervensi dengan langsung memberikan surat teguran dan briefing khusus kepada Puskesmas Kalibaru Kulon.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar seluruh anggota puskesmas dapat memperbaiki pelayanan serta memperbaiki cara komunikasi kepada pasien.

Menurut Amir, meski pihak puskesmas telah melakukan penanganan dengan benar, namun komunikasi dan cara penyampaian terhadap pasien harus lebih ditingkatkan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

 Tidak hanya itu, pihaknya juga mengingatkan kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) yang aktif bertugas untuk dapat memberikan pelayanan terbaik serta menunaikan pekerjaan sesuai prosedur operasional standar (standard operating procedure/SOP).

”Kami sudah memberikan surat teguran dan briefing langsung. Kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali. Kami juga telah menginstruksikan kepada petugas Puskesmas (Kalibaru Kulon, Red) untuk datang langsung menemui keluarga pasien untuk meminta maaf,” ujarnya, Selasa (17/10).

Amir mengaku, permasalahan yang sempat menghebohkan tersebut kini telah teratasi dengan baik.

Pihaknya juga meminta kepada salah satu klinik tempat sang anak melakukan pemeriksaan tersebut agar memberikan terapi lanjutan sehingga pasien bisa mendapatkan perawatan intensif.

Amir menuturkan, kedua belah pihak sudah mendapatkan titik temu yang baik. ”Ini pembelajaran untuk seluruh tenaga kesehatan agar dapat melayani masyarakat dengan baik dan semoga ke depan tidak terulang lagi,” tandasnya.

Seperti diberitakan, pengalaman tidak mengenakkan dialami Enggar Puspita, 26, saat memeriksakan anaknya, yakni AJS yang berusia 10 bulan di Puskesmas Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru.

Perempuan asal Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, ini mengaku mendapat pelayanan yang kurang baik hingga berakibat fatal pada buah hatinya.

Tidak hanya pelayanan yang kurang memuaskan, pasien non-BPJS itu menduga ada kelalaian saat para perawat di puskesmas melakukan penanganan terhadap anaknya. (tar/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#pasien #dinas kesehatan #teguran #kalibaru #meminta maaf #keluarga #puskesmas