CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – Pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring berlangsung seru. Dua calon kepala desa (cakades) Rudi Hartono dan Siti Mujayanah yang akan bersaing merebut suara terbanyak dari warganya pada Rabu (25/10), itu berstatus mantan pasangan suami istri (pasutri).
Dalam pesta demokrasi di tingkat desa itu, Rudi dan Mujayanah yang resmi berpisah sekitar dua tahun lalu dengan dua putra itu, sama-sama mengusung slogan Asli Wong. Rudi dengan Asli Wong Kaliploso, sedang Mujayanah Asli Wong Perduli Kaliploso. Banner kedua cakades dengan slogan, visi dan misi, banyak betebaran di desanya, malahan fotonya juga berdampingan.
Bagi warga yang tidak mengerti dengan kedua cakades, akan menganggap biasa. Tapi bagi yang mengerti status pasangan ini, akan tersenyum dengan makna yang berbeda. “Saya tidak ambil pusing dengan pencalonannya (Siti Mujayanah),” cetus Rudi Hartono saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Genteng.
Rudi yang juga incumbent dengan nomor urut 1 dalam Pilkades kali ini, mengatakan akan menyerahkan semua pada masyarakat. Baginya akan bertarung secara adil sebelum Pilkades berlangsung. “Pilihan ada di tangan masyarakat desa,” katanya.
Siti Mujayanah yang kini memilih tinggal di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Cluring sejak tidak menjadi nyonya kades, tidak ingin berkomentar banyak terkait alasannya maju sebagai Cakades Kaliploso. “Hanya ingin mengembangkan potensi yang belum tergali di Desa Kaliploso,” ujar Cakades dengan nomor urut 2 ini.
Pasangan cakades menganggap biasa pencalonan ini, tapi ternyata tidak bagi panitia Pilkades Kaliploso. Mereka sangat berhat-hati saat menerima pengajuan pendaftaran Cakades Siti Mujayanah pada malam terakhir pendaftaran. “Sama-sama mendaftar di hari terakhir, cuma ibu Siti Mujayanah pada malam hari dengan diantar kedua temannya,” terang salah satu panitia Pilkades Kaliploso, M Yusuf, Senin (16/10).
Menurut Yusuf, pencalonan mantan pasutri itu tidak diprediksi sebelumnya, baik oleh panitia maupun warga di desanya. “Kalau pencalonan incumbent sudah pasti, Pak Rudi Hartono memang sudah diprediksi maju lagi,” katanya.
Hati-hati panitia Pilkades saat menerima pendaftaran Siti Mujayanah. Mereka khawatir Cakades ini itu bertarung tidak hanya di ranah politik saja, tapi juga masuk ke ranah pribadi. “Tetap kami terima dan tahapan juga terus berlanjut,” terangnya.
Selama tahapan Pilkades berlangsung dan hingga kini, kekhawatiran panitia tidak terbukti. Masyarakat Desa Kaliploso sejauh ini masih adem ayem. “Tidak ada tensi memanas di antara warga desa yang mendukung masing-masing calon maupun dua cakades itu,” cetusnya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi