Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tim Tari Disabilitas Dilepas ke Makassar di Pendapa Kantor Desa Bagorejo, Kecamatan Srono

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 5 Oktober 2023 | 17:13 WIB
SIMBOLIS: Bupati Ipuk Fiestiendani (kiri) memberangkatkan tim tari Seret Konde Kampung Inklusi Sekar Wangi menuju Makassar di Pendapa Kantor Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Rabu (4/10).
SIMBOLIS: Bupati Ipuk Fiestiendani (kiri) memberangkatkan tim tari Seret Konde Kampung Inklusi Sekar Wangi menuju Makassar di Pendapa Kantor Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Rabu (4/10).

SRONO, Jawa Pos Radar Genteng – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melepas tim tari Seret Konde Kampung Inklusi Sekar Wangi yang akan tampil di acara ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-Inclusive Development and Partnership Beyond 2025 di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (4/10). 

Pelepasan itu dilakukan Bupati Ipuk di pendopo Kantor Desa Bagorejo, Kecamatan Srono saat melaksakan program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). “Yang berangkat ini satu tim yang anggota 31 orang,” cetus Koordinator Kampung Inklusi Muncar, Sri Wahyuni.

Dari 31 orang yang berangkat ke Makasar itu, jelas dia, terdiri 10 orang penabuh, 10 penari, pendamping, dan beberapa penata rias, fotografer, dan penata busana. “Kami hari ini (kemarin) berangkat ke Makassar, dan pulang pada Kamis (12/10) mendatang,” ungkapnya.

Wahyuni menyebut  tim tari yang tergabung di Kampung Inklusi itu akan tampil saat gala dinner (makan malam) pada acara ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-Inclusive Development and Partnership Beyond 2025 yang digelar Senin (9/10) hingga Rabu (11/10) mendatang. “Meski dengan keterbatasan tuna rungu dan wicara, mereka tetap semangat untuk tampil di sana,” ujarnya Rabu (4/10).

Menurut Wahyuni, dalam penampilan di hadapan para peserta dari beberapa negara tingkat regional itu, tim tari ini tidak hanya menampilkan kesenian yang sudah ada di Banyuwangi. Koreografi dan musik yang akan dipamerkan, juga ada yang diciptakan sendiri oleh tim tari yang berbasis di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar itu.  “Tari Seret Konde ini benar-benar kreasi orisinil dari kami,” katanya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiendani mengaku bangga tim tari Kmapung Inklusi bisa tampil dalam acara tingkat ASEAN itu. Ia mendoakan kegiatan yang akan diikuti para penyandang disabilitasi itu berjalan dengan lancar dan bisa mengharumkan nama Banyuwangi. “Kami senang dan bangga,” ujarnya.

Bupati Ipuk juga mendukung bakat dan minat seni para penyandang disabilitas itu. Ia berharap bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Nanti pasti bisa melanjutkan ke Institut Seni Indonesia (ISI) Solo,” katanya seraya memberangkatkan ke Kota Makassar.(gas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#asean #Bupati Banyuwangi #Seret #tim #Tari #inklusi #kantor desa #konde #sekarwangi #Ipuk Fiestiandani #kampung