GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng - Riyanto, 33, asal Dusun Gunung Raung, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, harus berurusan dengan polisi.
Pemuda bertato itu ditangkap warga karena diduga mencuri uang senilai Rp 480 ribu di toko kelontong milik Sutiyani, 46, di Dusun Curahketangi, Desa Setail, Kecamatan Genteng pada pada Minggu (1/10) siang.
Pelaku yang kesehariannya pencari kayu itu, sempat dihajar massa hingga babak belur. Selanjutnya, diserahkan ke anggota Polsek Genteng.
“Pelaku jadi bulan-bulanan warga, lalu diserahkan pada anggota kami,” kata Kanit Reskrim Polsek Genteng, Ipda Agus Purnomo.
Menurut Kanit Reskrim, dugaan pencurian yang dilakukan tersangka itu terjadi saat toko sedang tutup tapi tidak dikunci. Pelaku membuka pintu toko dengan cara mendorong. “Pintu toko tidak digembok, oleh tersangka didorong dan terbuka,” ujarnya, Senin (2/10).
Dari pintu itu, jelas dia, tersangka masuk ke toko dan mencari barang yang berharga. Di dalam toko itu, mengambil uang senilai Rp 480 ribu yang ada di dalam kotak penyimpan uang. “Setelah mengambil uang, tersangka keluar lewat pintu,” jelasnya.
Tapi apes, saat akan keluar dari toko itu dipergoki pemilik toko Sutiyani. Korban ini, langsung berteriak maling dan memanggil suaminya, Sholeh, 47, yang berada di dalam rumah. “Dari teriakan Sutiyani itu, warga berdatangan dan menangkap pelaku,” ucapnya.
Warga yang sudah tidak sabar ada maling tertangkap, ramai-ramai menghajar hingga babak belur. Untungnya, polisi yang mendapat laporan segera datang ke lokasi kejadian. “Tersangka ini seorang residivis, sering mencuri dan pernah dihukum juga,” ungkapnya.
Tapi karena kerugian yang dialami korban ini kecil dan kurang dari Rp 2,5 juta, Kanit reskrim menyebut akan memproses pelaku dengan sidang tindak pidana ringan (tipiring). “Karena tidak dilakukan perusakan saat mencuri, dan kerugian juga tidak banyak, kemungkinan tipiring,” tandasnya.
Pada penyidik polsek, Riyanto mengaku nekat mencuri uang di toko milik Sutiyani tersebut hanya untuk kebutuhan membeli rokok. “Uangnya untuk membeli rook,” dalihnya pada Jawa Pos Radar Genteng.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi