Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gus Riza Sebut Santri Tidak Hanya Bisa Ngaji, Disiapkan untuk Mengabdi pada Masyarakat

Salis Ali Muhyidin • Sabtu, 30 September 2023 | 18:30 WIB
Agus Muhammad Riza Azizy Hisyam
Agus Muhammad Riza Azizy Hisyam

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng –Santri memiliki peran yang penting dalam dunia politik di Indonesia, terutama pada konsep struktur tata sosial masyarakat. Maka, santri harus siap disegala bidang kehidupan.

Demikian di sampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam II, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Muhammad Riza Azizy Hisyam, Jumat (29/9). “Santri itu tidak hanya paham dengan agama saja,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Gus Riza, sapaan Muhammad Riza Azizy Hisyam, di pesantren santri sudah disiapkan secara komprehensif untuk menjadi pribadi yang bermanfaat. Sehingga, saat turun di masyarakat atau ruang publik yang lebih luas, sudah memiliki banyak modal. “Di pesantren ada beragam organisasi, mulai di lingkup asrama, dan organisasi intra atau ekstra sekolah,” ujar putera sulung Pengaush Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, KH Ahmad Hisyam Syafaat ini.  

Dalam politik praktis, jelas dia, santri menjadi objek sekaligus subjek. Para santi di pondok pesantren, kerap dijadikan lumbung suara untuk bisa memenangkan calon atau peserta kontestasi politik. “Dalam Pemilu itu kan one man one vote, maka santri perannya sangat penting sebagai pemilih,” ungkap mantan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Banyuwangi pada 2020 lalu itu.

Santri tidak hanya menjadi objek, tapi juga harus bisa menjadi subjek. Para alumni pesantren, harus mengabdi pada masyarakat, dan berperan di segala kehidupan dengan menjadi pemain dalam perpolitikan. “Santri yang menjadi politisi itu banyak, ada yang jadi bupati, gubernur, menteri, wakil presiden, dan presiden,” ungkapnya.

Gus Riza yang kini maju menjadi Caleg dari PKB Dapil V Kecamatan Tegalsari, Cluring, dan Gambiran, menyatakan keikutsertaan dalam kontestasi ini, salah satu bagian dari pengabdian seorang santri pada masyarakat. “Santri harus bisa mengabdi dimana saja,” katanya.(sas/abi)  

Editor : Agus Baihaqi
#pkb #masyarakat #Santri #pesantren darussalam #Politik