Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pendakian Gunung Raung Ditutup Sementara, Antisipasi Adanya Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla)

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 27 September 2023 | 21:30 WIB
SEPI: Sekretariatan Pendakian Gunung Raung di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru sepi tanpa ada aktivitas, Selasa (26/9).
SEPI: Sekretariatan Pendakian Gunung Raung di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru sepi tanpa ada aktivitas, Selasa (26/9).

KALIBARU, Jawa Pos Radar Genteng – Pendakian Gunung Raung melalui Sekretariat Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru kembali ditutup, Selasa (26/9). Penutupan untuk pendaki di gunung berapi setinggi 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini bukan karena batuk, tapi antisipasi adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kini marak terjadi.

Penutupan bagi pendakian gunung yang lokasinya berada di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, ini sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. “Untuk kapan akan dibuka lagi, masih belum bisa dipastikan,” kata anggota Sekretariat Pendakian Gunung Raung, Eko Wahyudianto, 45.

Menurut Eko, penutupan jalur pendakian itu sebagai bentuk antisipasi terjadinya karhutla selama musim kemarau ini. Selain itu, juga ingin memberikan napas bagi satwa dan jalur pendakian. “Sejak dibuka pada November tahun lalu (2022), belum pernah istirahat,” ungkapnya.

Eko menyebut sampai saat ini masih belum ada informasi terkait kasus kebakaran di Gunung Raung. Tapi, semuanya tetap antisipasi agar tidak memakan korban. “Sekarang kebakaran gunung marak, seperti Gung Arjuno dan Bromo, kita tetap antisipasi,” cetusnya.

Selama pendakian dtutup, masih kata dia, petuga sekretariat serta guide yang biasa mencari nafkah di sekitar lokasi pendakian akan mencari sumber penghidupan lain. “Banyak yang balik garap kebun. Kalau saya pilih isirahat, karena sudah lama tidak istirahat dan terus-terusan mendaki gunung,” tandasnya.

Bila pendakian Gunung Raung kembali dibuka, lanjut dia, petugas sekretariat dan para guide akan bersih-bersih jalur pendakian yang tertutup semak belukar. “Biasanya seperti itu, apalagi penutupannya sampai sebulan, akan banyak semak belukar,” pungkasnya.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#informasi bencana #karhutla #semak #permukaan laut #hutan #antisipasi #pendakian #lahan #gunung raung #gunung #kebakaran #korban 4 orang