Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sekardadu Jadi Ajang Pembelajaran Outdoor, Ratusan Siswa Kumpulkan 3 Karung Sampah dari Sungai

Salis Ali Muhyidin • Minggu, 24 September 2023 | 00:00 WIB
KERJA BAKTI: Siswa SMP Sultan Agung Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu bersih-bersih Dam Tugung, Desa/Kecamatan Sempu bersama Korsda Genteng, Jumat (22/9).
KERJA BAKTI: Siswa SMP Sultan Agung Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu bersih-bersih Dam Tugung, Desa/Kecamatan Sempu bersama Korsda Genteng, Jumat (22/9).

RADAR GENTENG – Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Bangorejo melaksanakan program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) dengan menggandeng SDN 6 Kebondalem, Kecamatan Bangorejo.

Dalam program ini, para siswa dikumpulkan di halaman sekolah untuk diberi materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan di daerah aliran sungai.

“Kegiatan ini untuk mendidik dan melatih siswa agar ikut merawat dan menjaga sungai,” jelas, Korsda Bangorejo, Sunardi.

Sunardi menyampaikan pentingnya irigasi, dampak negatif apabila irigasi terhambat, dan cara merawat saluran irigasi. “Materinya materi ringan yang akan mudah dipahami oleh para siswa,” katanya.

Dalam paparannya, Sunardi lebih menekankan para siswa untuk lebih memperhatikan aliran sungai. Itu dilakukan agar siswa memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami jelaskan bila sungai dipenuhi sampah, aliran air tidak akan lancar hingga berpotensi menyebabkan banjir,” ungkapnya.

Kepala SDN 6 Kebondalem, Sri Suhartini mengungkapkan, kegiatan Sekardadu menjadi momentum siswa belajar sambil bermain.

Menurutnya, dengan mengikuti kegiatan Sekardadu, siswa dapat merasakan belajar secara outdoor.

PEGANG BANNER: Siswa dan Korsda Bangorejo dan siswa SDN 6 Kebondalem dalam program Sekardadu di Saluran Sekunder Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Jumat (22/9).
PEGANG BANNER: Siswa dan Korsda Bangorejo dan siswa SDN 6 Kebondalem dalam program Sekardadu di Saluran Sekunder Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Jumat (22/9).

“Dengan begini siswa dapat belajar di luar ruang kelas, sehingga tidak hanya mendapatkan teori saja,” ujarnya.

Suhartini menyampaikan di luar program Sekardadu ini sekolah akan menjadwalkan kegiatan serupa di sekolahnya. “Kami akan menjadwalkan kegiatan yang sama, mungkin sebulan sekali atau tiga bulan sekali,” pungkasnya.

Sementara itu, program Sekardadu) juga dilaksanakan Korsda Genteng, kemarin (22/9). Dalam kegiatan ini, mereka mengajak siswa SMP Sultan Agung, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu untuk turun ke lapangan membersihkan sampah di Dam Tugung, Desa/Kecamatan Semlu.

Baca Juga: Gegara Petani Wongsorejo dan Tegaldlimo, Banyuwangi Surplus Padi dan Bawang Merah

“Kita dapat mengumpulkan tiga karung sampah di DAS (daerah aliran sungai),” kata Korsda Genteng, Sarwadi.

Menurut Sarwadi, kebersihan DAS menjadi sesuatu yang ditekankan dalam program Sekardadu ini. Sebelum turun ke sungai, para siswa diberi materi terkait pentingnya menjaga kebersihan sungai.

“Kita juga menanam bibit kopi di sekitar sungai, diharapkan ini bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar,” ujarnya.

Sarwadi menyebut, program Sekardadu ini tidak akan selesai di SMP Sultan Agung saja, pada Jumat (29/9) akan kembali dilakukan di SMPN 3 Srono.

“Jadwal selanjutnya di Kecamatan Srono, masih masuk wilayah Korsda Genteng,” pungkasnya. (sas/abi)

Editor : Ali Sodiqin
#sekardadu #siswa #Air #Pelajar #kebersihan #Sampah #Sungai #banyuwangi #pengairan