MUNCAR, Jawa Pos Radar Genteng – Tingginya pengangguran karena pencari kerja tidak sebanding dengan serapan industri, menjadi perhatian SMKN Darul Ulum, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar. Untuk mengatasi, sekolah ini berinovasi dengan membuka incubator entrepreneur, Senin (18/9).
Kepala SMKN Darul Ulum, Dr Umar Said mengatakan, setiap tahun di Kabupaten Banyuwangi ini ada 10 ribu siswa SMK yang lulus. Parahnya, tidak semua lulusan itu dapat terserap di kalangan industri. “Akhirnya banyak pengangguran,” katanya.
Untuk mengatasi itu, terang dia, SMKN Darul Ulum Muncar ingin berkontribusi dengan mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berjiwa wirausaha. “Kami meluncurkan incubator entrepreneur ini,” katanya.
Penamaan incubator ini, jelas dia, terinspirasi dari istilah medis. Sebuah alat yang digunakan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi yang lahir prematur. “Melalui incubator entrepreneur, kami berharap muncul alumni yang tidak hanya mencari pekerjaan, tapi bisa menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
Incubator entrepreneur ini, jelas dia, nantinya akan dapat membantu para siswa dan alumni, yang ingin mengembangkan usahanya. “Untuk tahap awal, kami sediakan rumah mode, ini tempat belajar mengembangkan bisnis tata busana,” ujarnya.
Dalam pembukaan incubator entrepreneur, para guru, karyawan, dan kepala sekolah sudah menggunakan produk hasil buatan rumah mode. “Kaus yang kita pakai ini semua hasil buatan sendiri,” ungkapnya.
Dalam pembukaan entrepreneur incubator ini, hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdispendik) Provinsi Jawa Timur wilayah Banyuwangi, Ahmad Jaenuri, dan ketua komite sekolah H Wahidin. “Incubator entrepreneur rumah mode ini wujud nyata SMK Negeri Darul Ulum Muncar, Banyuwangi dalam penerapan BMW (Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha) dalam dunia SMK,” cetus Ahmad Jaenuri.
Jaenuri berharap inkubator entrepreneur rumah mode ini mampu menjadikan jembatan bagi para siswa dan alumni SMK Negeri Darul Ulum Muncar, Banyuwangi untuk menjadikan masa depan lebih baik. “Ini inovasi yang kreatif, semoga bisa menjadi inspirasi bagi yang lain,” harapnya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi