GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Lokasi wisata Banyuwangi Night Amazing (BNA) yang baru dibuka setahun lalu di Dusun Krajan, RT 2, RW 5, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, tampaknya mulai kembang kempis. Tempat wisata yang sempat diprotes oleh warga dan pemerintah desa itu, kini kurang diminati pengunjung.
Jumlah pengunjung yang datang ke tempat wisata yang berada di depan RSUD Genteng Genteng itu, setiap harinya sangat rendah. Dalam sehari, pengunjung yang datang kurang dari 200 orang. “Investasi kami di usaha tersebut (BNA) tidak sedikit. Tapi ngapunten, sekarang ini sudah sangat sulit,” kata Manajer BNA, Zaenal Muttaqin dalam pertemuan bersama Forpimka Genteng, kamis (14/9).
Menurut Zaenal, dalam sehari sulit bagi BNA untuk bisa mendapatkan pengunjung hingga 200 orang. Dan itu menyulitkan bagi BNA untuk bertahan. “Ramai hanya diawal-awal pembukaan, setelah itu menurun,” ujarnya.
Zaenal menyebut pengunjung BNA yang sepi itu setelah sempat viral di media sosial karena pengunjung yang ramai membuat jalan raya di depan RSUD Genteng sering macet. “Sepi pengunjung karena minat dari masyarakat sangat menim,” cetusnya.
Para pengunjung, jelas dia, biasanya kalau sudah datang dua kali atau tiga kali, sudah tidak mau datang lagi. Diduga, itu karena sudah bosan dengan wahananya. “Sekarang tempat wisata di Banyuwangi banyak,” katanya seraya menyebut perizinan di tempat wisatanya sudah lengkap.
Ketua RT 2, RW 5, Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Nur Khotib, 50, menyampaikan kondisi BNA memang sudah tidak seperti awal buka. Minimnya pengunjung, berpengaruh pada pengurangan karyawan yang diambil dari warga sekitar. “Warga saya banyak yang diberhentikan, mungkin karena sudah sepi itu,” ungkapnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi