Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sebulan Jembatan Sumberwaru Bolong, Kerap Dilewati Kendaraan Besar

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 22 Agustus 2023 | 15:37 WIB
BERLUBANG: Kepala Dusun Sumberwaru, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Budi Harjo memeriksa jalan yang bolong di kampungnya, Senin (21/8).
BERLUBANG: Kepala Dusun Sumberwaru, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Budi Harjo memeriksa jalan yang bolong di kampungnya, Senin (21/8).

CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – Sudah sebulan lebih, salah satu jembatan di Dusun Sumberwaru, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring ini jebol dan bolong cukup lebar. Jalan alternatif itu, rusak karena kerap dilewati kendaraan besar.

Agar tidak membahayakan pengguna jalan, jalan yang bolong itu oleh warga ditutup dengan bambu dan diberi tulisan, Hati-Hati Ada Galian. “Karena membahayakan, sementara kami tutup,” ujar Tulus, 60, warga yang tinggal di dekat jembatan yang bolong it, Senin (21/8).

Menurut Tulus, jembatan itu bolong cukup lebar. Malahan, lubangnya hampir memakan separo dari badan jalan beraspal. “Jembatannya tidak kuat menahan beban, banyak truk yang lewat, jadi ambrol cukup besar,” terangnya seraya menyebut saat ada perbaikan jalan dari Desa Cluring hingga Desa Tamanagung, jalur dipindah dengan melintas jembatan ini.

Saat kondisi normal, jelas dia, kendaraan yang lewat di jalan itu hanya sebatas motor atau mobil pribadi saja. Tapi saat ada perbaikan jalan, truk dan mobil pikap yang membawa muatan berat ikut melintas. “Jembatannya tidak kuat,” katanya.

Tulus mengaku sudah melaporkan ada jembatan yang bolong ini pada perangkat desa, dan berharap segera ditindaklanjuti untuk segera diperbaiki. “Sudah dilaporkan ke pak wo (Kepala Dusun SUmberaru, Budi Harjo) dan sudah dilihat,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Kepala Dusun Sumberwaru, Desa Tamanagung, Budi Harjo mengatakan sudah menerima laporan dari warga terkait jembatan yang berlubang itu. “Sudah kami periksa, dan sudah kita laporkan ke Pemerintah Desa (Pemdes) Tamanagung agar ditindaklanjuti,” ujarnya.

Budi menyampaikan jembatan yang berlubang di wilayahnya itu cukup mengganggu aktivitas warga. Apalagi, lubangnya juga cukup besar hingga hampir separo badan jalan. “Kalau tidak hati-hati, akan terperosok ke sungai,” cetusnya.

Agar tidak membahayakan warga, Budi berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan itu. Sebab, lokasi itu jalur alternatif yang ramai dilewati warga. “Semoga bisa segera diperbaiki sebelum ada pengguna jalan yang jadi korban,” harapnya.(gas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#bolong #pengguna jalan #Mobil Pick up #jembatan #jalan alternatif #Badan jalan #jebol #lubang #truk #galian #Aktivitas #warga #kendaraan besar