SRONO, Jawa Pos Radar Genteng – Tabrakan maut terjadi di jalan raya Dusun Krajan Baru, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono pada Sabtu (19/8) sekitar pukul 21.10. Dalam kecelakaan ini, ibu dan anaknya Nur Khotimah, 49, dan Alvin Diaz Alfarizi, 16, tewas dengan luka yang cukup parah di beberapa bagian tubuhnya.
Khotimah meninggal di lokasi kejadian dengan luka cukup parah di bagian kepala. Sedang anaknya Alvin, luka di beberapa bagian tubuh dan patah tulang di kaki kirinya. Korban yang baru masuk SMA ini akhirnya meninggal setelah sempat menjalani perawatan di RSNU Mangir, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. ‘Tabrakan ini terjadi sekitar pukul 21.30,” cetus salah satu warga sekitar, Irwan Hadi, 30.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 21.10 di jalan utama Desa Wonosobo, tepatnya dekat Pasar Wonosobo, itu bermula saat Khotimah dan anaknya Alvin, akan pulang dari membeli bakso. “Pengendara motor dari arah utara,” terangnya.
Bersamaan dengan itu, jelas dia, dari arah selatan meluncur mobil Mitsubishi XPander dengan nomor polisi P 1973 QA yang disopiri Yunita Sari, 28, asal Dusun Mantren, Desa/Kecamatan Kabat. “Mobil melaju dengan kecepatan tinggi, akan mendahului motor yang ada di depannya,” katanya.
Saat mobil Mitsubishi XPander akan menyalib motor itu, jelas dia, separo badan mobil berada di lajur kanan. Di lokasi itu dari arah berlawanan muncul motor Honda Vario P 5565 RQ yang dinaiki Nur Khotimah membonceng anaknya Alvin. “Sopir mobil sepertinya sudah mencoba menghindar, tapi tetap menabrak pemotor,” ujarnya.
Akibatnya, terang dia, ibu dan anak yang naik motor itu terpental dan jatuh ke badan jalan beraspal. Khotimah terlentang di tengah jalan raya dan meninggal di lokasi kejadian karena luka yang cukup parah di bagian anaknya. “Anaknya terluka parah, oleh warga dilarikan ke RSNU Mangir,” cetusnya.
Kapolsek Muncar AKP Ali Masduki mengatakan, anggota Unit Lantas segera meluncur ke lokasi, setelah mendapat laporan ada kecelakaan itu. “Ada laporan korbannya meninggal, anggota segera meluncur,” terangnya.
Berbeda dengan keterangan saksi di lokasi kejadian, Kapolsek mengatakan dari hasil penyelidikan di lokasi, kecelakaan itu bermula setelah melewati jembatan kecil di utara Gudang Bulog, pemotor sempat oleng ke tengah. “Masih di lajur yang sama, hanya posisinya agak ke tengah,” ujarnya.
Saat bersamaan, terang dia, ada mobil Mitsubishi XPander yang disopiri Yunita Sari melaju dari arah selatan (Srono). Sopir mobil kaget dan membanting setir ke kanan (sisi timur jalan). “Mobil sempat melindas sepeda motor korban,” terangnya.
Dalam tabrakan itu, sepeda motor korban sempat terseret beberapa meter. Sedangkan pengendara motor dan anaknya yang dibonceng terpental hingga posisinya ada di tengah jalan. “Nur Khotimah meninggal dunia di lokasi karena luka berat di bagian kepala,” cetusnya.
Untuk anaknya yang dibonceng, Alvin Diaz Al Farizi mengalami patah tulang pada kaki sebelah kiri. Kedua korban itu dilarikan ke RSNU Mangir, Rogojampi. “Anaknya sempat menjalani perawatan semalam, dan akhirnya meninggal,” pungkasnya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi