Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lima Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan RI ke-78 Tahun

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 18 Agustus 2023 | 18:00 WIB
LEGA: Muslikah menatap bayi yang baru dilahirkan M Dirga Setiawan di ruang bersalin RSUD Genteng, Kamis (17/8).
LEGA: Muslikah menatap bayi yang baru dilahirkan M Dirga Setiawan di ruang bersalin RSUD Genteng, Kamis (17/8).

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Lima bayi lahir bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-78 pada Kamis (17/8). Dari jumlah itu, tiga bayi lahir di RSUD Genteng dan dua bayi lainnya lahir di RSNU Mangir, Kecamatan Rogojampi.

Ketiga bayi yang lahir di RSUD Genteng itu, dua laki-laki dan satu perempuan. Ketiga bayi itu, lahir pada pukul 06.15; 12.35, dan 14.26. “Hari ini (kemarin) ada tiga pasien yang melahirkan,” ucap Direktur RSUD Genteng, dr Hj Siti Asiah Anggraeni.

Menurut dr Asiah, dari tiga bayi itu hanya satu yang lahir secara normal, yakni bayi pasangan Abdul Basyd Aly, 26, dan Faiq Ramadhani, 24, asal Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi. “Bayi ini lahir yang pertama berkelamin laki-laki,” terangnya.

Bayi ini, jelas dia, beratnya 2,7 kilogram dengan panjang 48 sentimeter. Untuk bayi yang lahir kedua dan ketiga, lahir dengan cara operasi. Kedua ibu bayi Muslikah, 34, asal Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, dan Yulia Ifahroudatul, 25, asal Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung harus operasi karena kondisinya yang tidak memungkinkan melahirkan secara normal. “Kedua bayi itu ketubannya sudah pecah dan harus dioperasi,” tuturnya.

Tiga bayi yang lahir itu, jelas dia, oleh orang tuanya sudah diberi nama. Ketiganya, dibantu untuk proses pembuatan akta kelahiran. “Bayi pertama diberi nama Bilal Mahardika Aly Al Ghiffari, bayi kedua M Dirga Setiawan, dan bayi ketiga Alayya Afikah Gavaputri,” terangnya seraya menyebut RSUD Genteng memberi bingkisan kepada para bumil itu.

Sementara itu, dua bayi yang lahir bertepatan HUT RI ke-78 di RSNU Mangir, Kecamatan Rogojampi, semuanya melalui operasi saesar dan berkelamin laki-laki dan perempuan. “Kedua bayi belum diberi nama,” terang kepala Ruangan Kamar Bersalin RSNU Banyuwangi, Uul Lufarin Nalurita.

Menurut Uul, kedua bayi yang lahir dengan operasi semua itu putra pasangan M Bahrul Anwar dan Izza Mufida asal Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng, dan putra pasangan Irfan dan Nindar Risatul asal Dusun Glondong, Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari. “Bayi itu laki-laki dan perempuan,” ungkapnya. 

Salah satu orang tua bayi yang lahir di Hari Kemerdekaan, Irfan Supriyono, 40, mengaku lega setelah istrinya, Muslikah bisa melahirkan. “Tambah senang setelah sadar kalau lahirnya bertepatan dengan Hari Kemerdekaan,” kata Irfan Supriyono.

Irfan membawa istrinyake RSUD Genteng pada kamis pagi sekitar pukul 06.00 dengan naik sepeda motor. Ia tidak menyangka istrinya akan melahirkan bertepatan HUT RI ke-78. “Sungsang, kata dokter harus operasi, Alhamdulillah, bayi dan ibu selamat,” ungkapnya.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#bayi #hut ri #rsnu mangir #rsud genteng #melahirkan #dokter #lahir #akta kelahian #Operasi #peringatan #kemerdekaan