SEMENTARA itu, Camat Cluring Henry Suhartono mengakui surat pengunduran diri Kepala Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring Yudi Wiyono yang dikirim oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sembilan bulan lalu, belum dikirim ke Pemkab Banyuwangi.
Camat Henry berdalih, sehari setelah ada surat pengunduran diri Kades Yudi melalui BPD itu, ada surat pencabutan pengunduran diri yang disampaikan langsung oleh Kades Yudi dengan diantar ke kantor Kecamatan Cluring. “Kami ingin permasalah ini diselesaikan di tingkat desa, dimusyawarahkan,” dalih Camat Henry.
Hanya saja, terang dia, dalam pertemuan dengan perwakilan masyarakat Desa Plampangrejo dan BPD sudah menemui titik temu dan kesepakatan. Camat menyanggupi permintaan masyarakat Desa Plampangrejo untuk segera mengirimkan surat yang masih tertahan di kantor camat sejak sembilan bulan lalu ke Pemkab Banyuwangi. “Sesuai permintaan warga, akan segera kami kirim,” katanya.
Mantan Camat Kalipuro itu menilai, persoalan di Desa Plampangrejo, itu sebenarnya muncul karena adanya kesalahpahaman. “Informasi yang disampaikan bisa jadi kurang lengkap, tapi sudah langsung diterima oleh masyarakat. Biasa, di tengah masyarakat banyak pasti ada (kesalahpahaman) itu,” cetusnya.
Ketua BPD Plampangrejo, H Agus Khoeroni yang hadir di kantor kecamatan bersama anggotanya mengaku tidak mengetahui ada aksi warga di Kantor Camat Cluring, Rabu (9/8). “Kami menerima undangan dari Camat Cluring Henry Suhartono untuk koordinasi,” ungkapnya.
Khoeron mengaku, dalam undangan itu tidak dijelaskan secara rinci materi yang akan dibahas dalam koordinasi itu. “Kita hadir sebelum jam 09.00 sesuai undangan, tahu ada aksi warga setelah sampai di sini (kantor Camat),” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, jelas dia, surat pengunduran diri Kades Yudi yang dikirim sembilan bulan lalu ke kantor camat, ternyata belum diteruskan ke Pemkab Banyuwangi. “Kami juga baru mengetahui jika surat itu masih di camat,” katanya.
Selama sembilan bulan ini, lanjut dia, BPD beberapa kali mengirimkan surat ke Pemkab Banyuwangi untuk mempertanyakan tindak lanjut surat pengunduran diri Kades Yudi sesuai tuntutan masyarakat desanya. “Yang terkirim ke Pemkab ternyata hanya surat-surat itu (tindak lanjut pengunduran diri),” terangnya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi