Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Syukuri Hasil Melimpah, Nelayan Muncar Banyuwangi Gelar Ritual Petik Laut

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 3 Agustus 2023 | 13:30 WIB
Usai didoakan tokoh nelayan, beragam hasil bumi yang dimasukkan dalam githik dilarung ke Perairan Muncar, Rabu (2/8). Puluhan masyarakat ikut mengantarkan githik yang akan diangkut kapal selerek itu.
Usai didoakan tokoh nelayan, beragam hasil bumi yang dimasukkan dalam githik dilarung ke Perairan Muncar, Rabu (2/8). Puluhan masyarakat ikut mengantarkan githik yang akan diangkut kapal selerek itu.

RadarBanyuwangi.id – Nelayan di kawasan pesisir Pantai Muncar menggelar tradisi tahunan, yaitu ritual petik laut, Rabu (2/8).

Ritual ini diadakan pada setiap tanggal 15 Suro dalam kalender Jawa atau 15 Muharram dalam kalender Islam.

Ketua Panitia Petik Laut Muncar 2023, Sihat Aftarjo mengatakan, ritual petik laut merupakan tradisi turun temurun yang selalu dilakukan oleh masyarakat nelayan.

“Di kawasan pesisir Muncar sudah dilaksanakan sejak tahun 1901,” ujarnya.

Tradisi ini, kata dia, merupakan wujud ungkapan rasa syukur para nelayan pada Tuhan atas rezeki hasil tangkapan yang melimpah sepanjang tahun.

“Petik laut akan selalu dilaksanakan setiap tahun. Apapun yang terjadi,” imbuhnya.

Puncak acara ritual petik laut ditandai dengan prosesi larung sesaji ke tengah laut lepas.

“Hasil bumi yang akan dilarung diletakkan dalam sebuah perahu kecil berukuran sekitar dua  meter yang biasa disebut githik oleh masyarakat setempat,” katanya.

Sebelum dilarung ke laut, sesaji yang berada dalam githik tersebut terlebih dulu diarak keliling kampung hingga menuju ke Pelabuhan Muncar. “Prosesi arak-arakan disaksikan oleh masyarakat sekitar,” ujar Sahat.

Setibanya di pelabuhan, hasil bumi yang akan dilarung didoakan oleh tokoh nelayan setempat. “Setelah itu, githik akan diantar oleh kapal selerek untuk dilarung di dekat Semenanjung Sembulungan,” terangnya.

Puluhan perahu yang telah dihias dengan beraneka aksesoris tampak berbaris rapi di kawasan perairan Pelabuhan Muncar, sembari menunggu prosesi ritual dilangsungkan.

Ribuan warga dari berbagai daerah di Banyuwangi juga terlihat telah memadati area pelabuhan untuk ikut naik perahu mengantar pelarungan sesaji.

Setelah berada di lokasi, pawang petik laut akan memanjatkan doa dan melarung sesaji. Bersamaan dengan itu, sejumlah nelayan ikut menyeburkan diri ke laut untuk berebut sesaji.

“Prosesi ritual dilanjutkan dengan ziarah ke makam Sayid Yusuf yang berada di Sembulungan dan diakhiri dengan selamatan dan doa bersama,” katanya.

Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah, juga turut mendoakan kelancaran prosesi petik laut Muncar.

Ia berharap, dengan diselenggarakannya petik laut ini akan memberikan hasil tangkapan ikan yang lebih melimpah. “Mudah-mudahan masyarakat Muncar diberikan kelimpahan nikmat,” ujarnya. (gas/als)

Editor : Ali Sodiqin
#sesaji #ritual #nelayan #petik laut #muncar