CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – Djawatan Music Festival 2023 yang digelar Pemkab Banyuwangi di wisata hutan De Djawatan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, berlangsung meriah pada Minggu (23/7) malam. Para pengunjung yang sebagian besar kalangan Gen-Z, datang dari berbagai daerah di Kota Gandrung.
Penampilan dua musisi asal Ibu Kota, Ifan Seventeen dan Fourtwenty, membuat tempat wisata yang menyuguhkan puluhan pohon trembesi berukuran raksasa itu seolah bergetar. Suara saling bersahutan dan teriakan histeris, terus terdengar saat Ifan Seventeen muncul dan menyapa penggemarnya. “Bagaimana kabar Banyuwangi,” cetus Ifan Seventeen yang disambut gemuruh pengunjungnya.
Dalam konserrnya ini, Ifan Seventeen membawakan sejumlah lagu hitnya seperti, Ayah, Sumpah Ku Mencintaimu, Kemarin, dan Jaga Slalu Hatimu. Penampilan artis yang memiliki nama asli Riefian Fajarsyah ini, sukses menarik teriakan dari penonton.
Di sela-sela pertunjukan, Ifan Seventeen mengungkapkan kekaguman yang tidak pernah dijumpai saat konser malam itu. “Ini sangat mewah, biasanya kita manggung di stadion, baru kali ini manggung di dalam hutan trembesi yang usianya udah ratusan tahun, super keren, apalagi saya udah mencicipi beberapa makanannya enak banget.” ungkapnya.
Setelah Ifan Seventeen tampil, Fourtwenty juga tak mau kalah. Mereka membawakan lagu-lagu hitsnya. Tak tanggung-tanggung, ada sebelas lagu yang dibawakan oleh grup musik indie tersebut, seperti Realita, Larasuka, dan Fana.
Kemeriahan acara tersebut juga diungkapkan oleh Annisa Fidela, 24, warga Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi. Dia rela datang dari jauh untuk menyaksikan penyanyi idolanya tampil di Djawatan. “Bersama teman-teman sejak sore tadi,” ungkapnya.
Kedatangan Ifan Seventeen dan Fourtwenty itu diapresiasi. Dia berharap acara musik serupa kembali digelar di Banyuwangi Kota. “Semoga ada lagi di tahun depan,” pungkasnya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi