Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Desa Kalibaru Wetan, Manfaatkan Kekayaan Alam Sebagai Venue Paralayang

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 21 Juli 2023 | 19:30 WIB
TERBANG: Salah satu atlet paralayang saat beraksi di venue Gunung Menyan petak 33 D, RPH Malangsari, BKPH Genteng, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru
TERBANG: Salah satu atlet paralayang saat beraksi di venue Gunung Menyan petak 33 D, RPH Malangsari, BKPH Genteng, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru

KALIBARU, Jawa Pos Radar Genteng – Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru memanfaatkan kekayaan alam di wilayahnya sebagai destinasi wisata. Selain Air Terjun Wonorejo dan Camp Pendakian Gunung Raung, kini menggarap wisata paralayang di Gunung Menyan petak 33 D, RPH Malangsari, BKPH Genteng, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan. Dalam olahraga ekstrim ini, pendaratan di persawahan desa.

Kepala Desa Kalibaru Wetan, Muhammad Taufiq mengungkapkan, setelah diresmikan pada Januari 2022, lokasi wisata tersebut ini dibenahi dan digunakan sebagai venue event besar. “Pada Minggu (23/7), akan ada event paralayang yang diikuti peserta dari berbagai daerah,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Taufiq, n venue paralayang itu dibuka atas kerjasama Pemerintah Desa (Pemdes) Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, dan jajaran TNI AU dari Lanud Abdurahman Saleh, Malang. “Ini untuk memanfaatkan i kekayaan alam desa kami untuk wisata,” ungkapnya.

Destinasi wisata ini, diharapkan bisa menjadi pemantik wisata dirgantara di Banyuwangi lebih dikenal oleh masyarakat luas.  “Cabang olahraga ini masih baru, dengan lokasi paralayang di Gunung Menyan ini, semoga bisa terus berkembang,” katanya.

Taufiq berharap nantinya venue wisata ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Kalibaru Wetan dari segi ekonomi. Setelah pandemi Covid-19, semuanya berjuang untuk bisa bangkit secara ekonomi. “Semoga dengan banyaknya lokasi wisata di Kalibaru Wetan bisa mendongkrak ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, pembenahan terus dilakukan agar para pengunjung bisa datang dengan mudah. Jalan ke atas gunung (venue) yang awalnya sulit, sekarang sudah dibenahi dan bisa dilalui kendaraan dengan mudah. “Kita juga akan mengupayakan lokasi wisata lain,” terangnya.

Camat Kalibaru, Susanto Wibowo mengaku sangat mendukung dengan dibukanya venue paralayang dan pembinaan atlet paralayang di Banyuwangi. “Ini cikal bakal destinasi wisata baru di Banyuwangi, khususnya kedirgantaraan. Embrio destinasi baru di Banyuwangi ini akan terus kami support melalui desa,” cetusnya.(sas/abi) 

 

 

Editor : Agus Baihaqi
#pandemi covid-19 #paralayang #venue #Kekayaan Alam #olahraga #cikal bakal #Destinasi Wisata #Perhutani #KPH Banyuwangi Selatan #ekonomi masyarakat #lokasi #event #atlet #gunung #pemerintah desa (pemdes) #tni au #Air terjun #Ekstrem #kerjasama