GLENMORE, Jawa Pos Radar Genteng – Sebanyak 41 siswa SDN 7 Tegalharjo, Kecamatan Glenmore yang saat ini menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) di Taman Pendidikan Quran (TPQ) Dusun Krajan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, akan segera kembali ke sekolahnya.
Itu setelah jembatan darurat yang menghubungkan Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore dengan Afdeling Carangan, Dusun Gunungkrikil, Desa Tegalharjo, telah rampung dikerjakan. “Jembatan sudah bisa dilewati, kemungkinan anak-anak akan kembali belajar di sekolah,” kata Kepala SDN 7 Tegalharjo, Muhammad Solikhin.
Untuk menentukan langkah itu, Solikin akan melaksanakan rapat dengan para wali murid. Hanya saja, ia belum bisa menetapkan kapan pertemuan dengan orang tua siswa itu akan digelar. “Kami harus ada persetujuan dengan wali murid,” ujarnya.
Bila dalam pertemuan itu wali murid ternyata menolak para siswa belajar di sekolah, Solikin mengaku sudah memaklumi. Sebab, para siswa harus melintasi jembatan gantung darurat dan dianggap membahayakan. “Orang tua bisa saja tidak tega kalau anaknya melewati jembatan itu,” terangnya.
Makanya, jelas dia, sebelum memindah belajar ke sekolah, langkah terbaik menggelar rapat dengan para wali murid. “Satu sisi kami ingin kembali ke sekolah karena perlu fasilitas yang bisa menunjang belajar siswa, satu sisi kami juga harus satu suara dulu dengan wali siswa,” pungkasnya.
Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, jembatan darurat dari bambu untuk pengganti Jembatan Carangan yang dibongkar, tidak hanya berdampak pada warga yang tinggal di Afdeling Carangan, Dusun Gunung Krikil, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Para siswa SDN 7 Tegalharjo yang lokasinya di Afdeling Carangan, tidak bisa ke sekolah dan terpaksa harus mengungsi, Selasa (11/10).
Sejak Jembatan Carangan yang menghubungkan Desa Tegalharjo dan Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore yang ambruk pada 18 Nopember 2021, para siswa melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di luar sekolah. “Dulu pernah di masjid Desa Karangharjo, kemudian mengungsi di kantor Kecamatan Glenmore, lalu sekarang di sini (TPQ),” ujar Kepala SDN 7 Tegalharjo, Mohammad Solikhin.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi