Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lokalisasi Turian Mendadak Melompong

Gerda Sukarno Prayudha • Senin, 26 Desember 2022 | 18:56 WIB
TERTUTUP: Petugas gabungan saat memeriksa eks Lokalisasi Turian di Dusun Sidodadi, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo yang mendadak sepi, pada Sabtu (24/12). (RadarBanyuwangi.id)
TERTUTUP: Petugas gabungan saat memeriksa eks Lokalisasi Turian di Dusun Sidodadi, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo yang mendadak sepi, pada Sabtu (24/12). (RadarBanyuwangi.id)
PURWOHARJO, Jawa Pos Radar Genteng – Jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Purwoharjo menggelas inspeksi mendadak (sidak) ke eks Lokalisasi penjaja seks komersial (PSK) Turian di Dusun Sidodadi, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, pada Sabtu (24/12).

Operasi yang dipimpin Kanitreskrim Polsek Purwoharjo Ipda Agus Suhartono itu tidak menemukan kegiatan prostitusi. Anehnya, lokalisasi yang selama ini tidak pernah sepi itu mendadak melompong. Semua wisa di tempat pelacuran itu, pintunya tertutup rapat. “Ini operasi menjelang Natal,” cetus Kapolsek Purwoharjo AKP Budi Hermawan melalui Kanitreskrim, Ipda Agus Suhartono.

Kanitreskrim menyebut, operasi ini dilakukan untuk menciptakan kondisi yang aman dan tenang. Sehingga, warga yang akan merayakan Natal bisa berjalan lancar. “Yang akan menggelar Natal tidak terganggu,” katanya.

Dalam operasi yang digelar, jelas dia, sekitar 30 rumah yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi di eks lokalisasi Turian itu sepi dan pintunya terkunci rapat. “Mungkin karena libur Natal dan tahun baru, mereka (PSK) sudah pulang kampung,” katanya.

Dari informasi yang diterima, lanjut Kanitreskrim, praktik prostitusi di eks Lokalisasi Turian masih terjadi.  Sehingga, pihaknya m emeriksa langsung. “Kadang tidak aktif, tapi kadang ada yang datang,” terangnya seraya mengaku tidak bertemu satu PSK di lokasi tersebut.

Kanitreskrim meminta kepada warga sekitar eks lokalisasi, untuk ikut menjaga kondusivitas wilayah. Sehingga Umat Nasrani yang sedang merayakan Natal, bisa tenang. “Mari kita jaga daerah kita,” ajaknya.(sas/abi) Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#lokalisasi