Natal dan tahun baru (Nataru) 2023 sudah tinggal sebulan lagi. Pengunjung di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng masih terpantau sepi, Selasa (22/11). Tapi, sejumlah kebutuhan bahan pokok sudah mulai naik.
Pada Nataru setahun lalu, sebelum sebelum hari H, warga yang datang ke pasar untuk belanja kebutuhan dapur sudah cukup banyak. “Biasanya ada lonjakan pengunjung sedikit demi sedikit, tapi kali ini masih sepi,” terang Kepala Pasar Genteng 1, Sudarmanto, 57.
Menurut Sudarmanto, saat ini beberapa kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan harga. Di antara kebutuhan itu cabai rawit, telur, dan bawang merah. “Dari pantauan kami di lapangan, ada beberapa kebutuhan dapur sudah mulai naik,” katanya.
Saat ini, lanjut dia, harga cabai rawit sudah mencapai Rp 25 ribu per kilogram. Padahal seminggu lalu masih bertahan di harga Rp 20 ribu per kilogram. “Cuaca yang banyak hujan, mungkin jadi salah satu penyebab harga cabai naik lagi,” katanya ditemui di kantornya.
Selain itu, terang dia, harga telur ayam yang semula Rp 24 ribu per kilogramnya, kini sudah terpantau mencapai Rp 27 ribu per kilogram. “Untuk telur ayam ras memang sering naik turun, paling mahal menyentuh harga Rp 30 ribu, itu terjadi bulan lalu,” ungkapnya.
Bumbu dapur yang harganya juga naik, lanjut dia, bawang merah. Saat ini, harganya mencapai Rp 35 ribu per kilogram hingga Rp 40 ribu per kilogram, tergantung kualitas barang. “Sebelumnya, harga bawang merah Rp 30 ribu per kilogram,” pungkasnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi