Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jembatan Putus Dihantam Banjir, Warga Bangun Jembatan Darurat

Agus Baihaqi • Rabu, 16 November 2022 | 18:39 WIB
HANYA SEMENTARA: Jembatan darurat yang menghubungkan RW 13 dan RW 05 di Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru sudah bisa dilalui roda dua, Senin (14/11). (SALIS ALI/JPRG)
HANYA SEMENTARA: Jembatan darurat yang menghubungkan RW 13 dan RW 05 di Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru sudah bisa dilalui roda dua, Senin (14/11). (SALIS ALI/JPRG)
KALIBARU, Jawa Pos Radar Genteng - Warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, tampaknya mulai bangkit dari keterpurukan. Mereka gotong-royong membangun jembatan darurat yang menghubungkan RW 13 dan RW 05 di kampung tersebut.

Jembatan darurat ini, satu dari tiga jembatan yang putus akibat banjir bandang pada Kamis (3/11) lalu. Jembatan itu, kini sudah bisa dilalui warga. “Pengerjaan jembatan darurat dilakukan sejak Sabtu (12/11), dan pagi ini (14/11) mulai bisa difungsikan,” kata salah satu tokoh masyarakat setempat, Mujiono, 50.

Jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar 1,6 meter itu, terang Mujiono, dibangun warga dengan memanfaatkan material hasil sumbangan dari beberapa pihak. “Ada yang menyumbang kayu (sirap), ada yang menyumbang plat besi, baja ringan, dan material lain,” katanya.

Menurut Mujiono, untuk pengendara yang melintasi jembatan darurat ini, untuk sementara hanya pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Untuk kendaraan roda empat, harus memutar melalui Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru. “Yang bisa melintas hanya kendaraan roda dua,” cetusnya.

Jembatan yang dibangun warga ini, lanjut dia, bersifat hanya sementara. Warga meminta pemerintah segera membangun jembatan yang permanen. “Jembatan darurat ini cukup membantu, tapi, harapannya segera dibangun (jembatan permanen,” pintanya.

Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, banjir bandang menerjang lima desa yang ada di wilayah Kecamatan Kalibaru, Kamis malam (3/11). Kelima desa itu, Desa Kalibaru Wetan, Kalibaru Kulon, Kalibaru Manis, Banyuanyar, dan Desa Kajarharjo. Air yang memporak-porandakan perumahan warga itu, juga masuk ke Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. Di desa ini, sedikitnya 100 makam umum rusak diterjang banjir.

Dari enam desa yang terkena banjir itu, yang paling parah di Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru. Di daerah itu, ada 150 kepala keluarga (KK) terdampak dan 45 rumah warga hanyut terbawa derasnya arus Sungai Iyas yang meluap. Dalam bencana alam ini, tiga jembatan juga ambrol. “Banjir mulai terjadi sekitar pukul 19.00,” terang Agus, 40, salah satu warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan yang rumahnya hanyut.(sas/abi) Editor : Agus Baihaqi
#jembatan Putus #Jembatan Darurat #Banjir Kalibaru #Banjir Bandang