Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Untuk melukis Mencari Model yang Dianggap Lucu

Agus Baihaqi • Rabu, 2 November 2022 | 20:46 WIB
APIK: Susilowati bersama karya lukisnya tentang anak, Selasa (1/11).
APIK: Susilowati bersama karya lukisnya tentang anak, Selasa (1/11).
 

Ada lukisan yang unik dan menarik perhatian di beberapa sudut ruangan. Terlihat objek anak-anak dalam lukisan itu. Jumlahnya, tak hanya satu, namun hingga tiga buah. Lukisan itu karya Susilowati, 39, warga Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.

Di tepi jalan menuju Desa/Kecamatan Sempu, terlihat jajaran bendera kuning bertuliskan Satu Sama dari kejauhan. Tak jauh dari bendera yang berjajar rapi, ada ruko yang di dalamnya berisi beraneka ragam lukisan.

Seorang perempuan berjaket abu-abu dan menggunakan masker hitam, langsung menyambut setiap pengunjung yang hadir. Dengan ramah, perempuan itu mempersilahkan yang hadir mengisi buku tamu sebelum berkeliling melihat isi galeri.

Dalam galeri itu, ada beberapa lukisan yang selalu mencuri perhatian pengunjung. Lukisan itu objek utama anak-anak. Jumlahnya tidak hanya satu, tapi ada tiga lukisan. Judul lukisannya pun seragam.

Lukisan-lukisan itu karya Susilowati, 39, pemilik Sendang Art Studio yang sekaligus tuan rumah pameran lukisan Satu Sama. “Lukisan dengan objek anak-anak kecil itu, di antaranya punya saya,” ujarnya ramah.

Pada pameran lukisan yang kebetulan juga berada di galerinya, Susilowati memamerkan lukisan khasnya. Lukisan terbaru terletak di ruangan kecil di bagian dalam galeri. Cukup besar, karena berukuran 140 centimeter kali 140 centimeter.

Objek anak-anak yang menjadi tema lukisannya, itu didasarkan dari kecintaannya pada anak kecil. “Saya senang dengan anak kecil, mereka selalu ada di lukisan saya,” kata perempuan kelahiran Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah ini.

Proses pembuatan lukisan diawali dengan menentukan model. Anak-anak yang akan menjadi model, difoto dulu. Untuk modelnya itu masih saudaranya sendiri. Tapi, juga ada dari internet yang sesuai dengan tema yang akan dilukis.

Pada lukisan terbaru yang berjudul Beautiful Mind #4, Susilowati melukis seorang anak laki-laki. Di sekeliling anak itu, terlihat berbagai jenis ikan dengan beragam warna. “Lukisan ini menyesuaikan tema kuratorial pameran, Titik Temu,” katanya sambil tersenyum.

Lukisan dengan judul menggambarkan titik temu sesama mahluk hidup yang berbeda jenis, yaitu manusia dengan hewan. “Itulah mengapa, saya gambarkan anak kecil yang dikelilingi beberapa jenis ikan,” tambah perempuan yang sehari-harinya bekerja sebagai wiraswasta ini.

Susilowati menceritakan melukisa itu awalnya hanya senang. Sejak kecil, sudah biasa dengan corat coret. Baru saat lulus SMA pada 2000, belajar melukis di sanggar lukis Armanu. “Belajar di sanggar ini setelah mendapat rekomendasi dari teman, kata teman-teman saya punya bakat menulis,” terangnya.

Saat belajar di sanggar lukis itu, pelajaran yang ditekankan menggambar objek seperti hidung dan mata. Dari pelajaran itu, objek lukisan yang dibuat berkembang menjadi model majalah. “Pada 2014, saya berfikir mencari objek yang lucu untuk dilukis, lalu ketemu anak kecil,” katanya.

Anak kecil memiliki ekspresi yang lucu, baik ketika tertawa maupun menangis. “Sejak saat itulah, selalu konsisten dengan menghadirkan objek anak kecil pada setiap karya lukisan,” pungkas alumni SMPK Santa Maria Genteng itu.(abi) Editor : Agus Baihaqi
#Karya Lukis #pelukis #Hobi Lukis #Susilowati