Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Diterjang Air Bah, Jembatan di Perkebunan Kalirejo Ambrol

Agus Baihaqi • Selasa, 11 Oktober 2022 | 23:08 WIB
TERPUTUS: Jembatan di Perkebunan Kalirejo PTPN XII Dusun Kalirejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore ambrol akibat air sungai meluap, Minggu (9/10). (Salis Ali/Radar Genteng)
TERPUTUS: Jembatan di Perkebunan Kalirejo PTPN XII Dusun Kalirejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore ambrol akibat air sungai meluap, Minggu (9/10). (Salis Ali/Radar Genteng)
RADAR GENTENG – Hujan dengan intensitas yang tinggi, tidak hanya mengakibatkan wilayah Kecamatan Pesanggaran dan Kalibaru terendam banjir. Sabtu (8/10) pukul 05.15, jembatan di Perkebunan Kalirejo, PTPN XII, masuk Dusun Kalirejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, ambrol.

Jembatan yang menjadi akses para siswa SMPN 2 Glenmore itu  terputus akibat luapan air dari sungai yang tersumbat sampah dan ranting pohon. “Debit air sangat tinggi,” kata Kapolsek Glenmore AKP Satrio Wibowo, kemarin (9/10).

Tingginya debit air di Sungai Kalirejo, terang Kapolsek, lantaran guyuran hujan deras sejak Jumat (7/10) sekitar pukul 22.00. “Hujannya turun dengan deras mulai malam hingga pagi, dan kita dapat laporan jembatan itu ambrol,” cetusnya.

Photo
Photo
(Grafis: Reza Fairuz/Radar Banyuwangi)

Kapolsek menduga jembatan yang ambrol itu karena kondisi bangunan yang sudah berumur tua. “Usia bangunan jembatan sudah puluhan tahu, sehingga tidak mampu menahan beban yang berat,” ungkapnya.

Akibat jembatan itu putus, masih kata Kapolsek, akses jalan dari arah barat menuju kantor Kebun Kalirejo dan SMPN 2 Glenmore terputus. Jalur alternatif yang tersedia, hanya dari utara Kebun Kalikempit dan dari arah timur melalui Kebun Kalitelepak. “Jaraknya semakin jauh karena memutar,” terangnya.

Ditanya kerugian akibat jembatan yang ambrol itu, Kapolsek mencebut mencapai Rp 350 juta. “Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Genteng. (sas/abi) Editor : Agus Baihaqi
#banjir #air bah #cuaca ekstrem #hujan deras #jembatan ambrol