Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Truk Tebu Masuk Jurang di Jalur Gumitir

Agus Baihaqi • Selasa, 6 September 2022 | 21:39 WIB
APES: Anggota Unit Lantas Polsek Kalibaru mengecek kondisi truk pengangkut tebu yang masuk jurang sedalam 10 meter di tikungan Patung Gandrung, kawasan Jalur Gumitir, Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru pada Jumat (2/9) malam. (Polsek
APES: Anggota Unit Lantas Polsek Kalibaru mengecek kondisi truk pengangkut tebu yang masuk jurang sedalam 10 meter di tikungan Patung Gandrung, kawasan Jalur Gumitir, Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru pada Jumat (2/9) malam. (Polsek
KALIBARU, Jawa Pos Radar Genteng – Kecelakaan yang menimpa truk pengangkut tebu, kembali terjadi. Kali ini, truk Mitsubishi FE 447 dengan nomor polisi N 8841 NC yang disopiri Eko Suryanto, 43, asal Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, masuk ke jurang di jalur Gumitir, tepatnya di tikungan Patung Gandrung, Dusun Barurejo, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru pada Jumat (2/9) sekitar pukul 20.05.

Beruntung tidak ada korban jiwa, Sopir truk, Eko yang ikut terperosok ke dalam jurang sedalam 10 meter kaki kirinya terkilir. “Korban selamat, hanya luka ringan saja,” cetus Kanitlantas Polsek Kalibaru, Aipda Aries Prasetyanto kepada Jawa Pos Radar Genteng, Minggu (4/9).

Menurut Kanitlantas, kecelakaan tunggal itu bermula saat truk pengangkut tebu yang melaju dari arah barat dan akan menuju ke PT Industri Gula Glenmore (IGG) di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. “Truk itu perjalanan dari Jember, hendak mengantar tebu ke pabrik gula (IGG),” katanya.

Tapi apes, saat melaju di lokasi kejadian yang jalannya menikung dan turun, tiba-tiba rem tidak berfungsi alias blong. “Sopir sudah berusaha mengerem truknya, tapi kecepatan truk tidak berkurang,” katanya.

Akibatnya, masih kata Kanitlantas, laju truk berwarna kombinasi kuning dan biru itu tidak dapat dikendalikan dan meluncur bebas ke jurang. “Truk melaju dengan cepat dan masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 10 meter,” ujarnya.

Kanitlantas menyebut, evakuasi pada truk yang masuk ke jurang itu mulai dilakukan pada Sabtu (3/9) sekitar pukul 17.00. Truk tebu itu, ditarik oleh truk besar yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. “Truk itu bisa diangkat sekitar pukul 19.00, dibantu warga dan para sopir truk yang tengah melintas,” ucapnya.

Proses evakuasi truk tebu yang masuk ke jurang ini, sempat membuat arus lalu lintas di jalur Banyuwangi-Jember macet. “Saat evakuasi jalan kita tutup sementara, kemudian kita berlakukan buka tutup,” punkasnya.(sas/abi) Editor : Agus Baihaqi
#truk tebu #kecelakaan #truk masuk jurang #laka lantas