Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hiu Tutul Membusuk di Muara Mbadu

Gerda Sukarno Prayudha • Kamis, 1 September 2022 | 17:01 WIB
BANGKAI: Warga sekitar Pantai Muara Mbaduk, Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran mengubur bangkai ikan hiu tutul yang sudah membusuk, kemarin (31/8).(Anang For RadarBanyuwanig.id)
BANGKAI: Warga sekitar Pantai Muara Mbaduk, Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran mengubur bangkai ikan hiu tutul yang sudah membusuk, kemarin (31/8).(Anang For RadarBanyuwanig.id)
PESANGGARAN, Jawa Pos Radar Genteng - Seekor hiu tutul berukuran lima meter kali 1,5 meter, ditemukan terdampar di Pantai Muara Mbaduk, Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, kemarin (31/8) sekitar pukul 06.30. Saat ditemukan, ikan berukuran raksasa itu sudah mati dan mengeluarkan bau tak sedap.

Salah satu warga setempat, Anang Fauzi, 28, mengatakan ikan hiu tutul itu kali pertama ditemukan oleh warga yang tengah menggembala kerbau di sekitar Pantai Mbaduk. “Yang menemukan orang angon kerbau,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Saat warga itu mengembala kerbau, terang dia, mencium bau yang tidak sedap. Karena penasaran, bau itu ditelusuri dan ternyata ikan hiu yang terdampar dengan kondisi sudah mati. “Diperkirakan ikan hiru itu terdampar empat atau lima hari dan sudah mati,” ujarnya.

Dugaan itu, jelas dia, diperkuat dengan keterangan salah satu warga Slamet Sumari yang sempat melihat ikan hiu terdampar di daerah Pantai Poncomoyo yang tidak jauh dari Pantai Mbaduk. ‘Saat itu oleh Pak Slamet dibiarkan,” jelasnya.

Anang menduga ikan pemakana plankton itu, kehilangan navigasi hingga akhirnya terdampar di pantai dan mati. Berbarengan dengan itu, cuaca sering hujan dan ombak besar. Warga yang biasanya berdatangan, beberapa hari ini sepi. “Tidak ada yang camping, baru ketahuan sekarang,” ungkapnya.

Photo
Photo
Karena baunya yang menyengat, ikan hiu itu oleh warga dikubur di sekitar Pantai Mbaduk. “Daerah ditemukan ikan hiu itu tempat camping, biar baunya tidak menganggu, langsung dikubur,” cetusnya.

Temuan ikan hiu yang terdampar ini, sudah yang kesekian kalinya terjadi. Sebelumnya, ikan Paus Sperma terdampar dan mati di  perairan Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro pada Senin (1/8). Selanjutnya, ikan hiu tutul yang terdampar di Pantai Ngagelan, daerah Taman Nasional Alas Purwo (TN AP), wilayah Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo pada Sabtu (6/8) lalu. “Setahu saya, di sini baru pertama kali ada ikan hiu yang terdampar,” kata Anang.(sas/abi) Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#navigasi #Mbaduk #mati #terdampar #hiu tutul