Menurut Kanitlantas, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 06.45, itu antara motor Yamaha Jupiter Z dengan nomor polisi P 2617 SZ yang dinaiki FR, 15, asal Dusun/Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung dengan motor Honda Supra tanpa plat nomor yang dinaiki Salim. “Korban yang meninggal itu luka robek di pelipis kirinya, dan luka cukup parah hingga patah tulang pada kaki kirinya,” katanya.
Sedang FR yang masih berstatus siswa SMA itu bibirnya robek, lima giginya rompal, cedera berat pada kepala, dan kini menjalani perawatan di RSUD Genteng. “Yang satu masih anak SMA, lukanya juga parah, anak itu gegar otak,” ujarnya.
Menurut Kanitlantas, kecelakaan ini terjadi saat FR yang naik motor Yamaha Jupiter Z melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi dan akan berangkat sekolah. Dari arah berlawanan, meluncur motor Honda Supra yang dinaiki Salim. “Dua motor melaju dari arah berlawanan,” terangnya.
Setiba di lokasi kejadian jalan simpang tiga, jelas dia, Salim belok ke arah kanan. Rupanya, FR tidak mengira motor yang dari arah depan itu akan belok. “Saat motor Honda Supra akan belok kanan, ditabrak oleh motor Yamaha Jupiter Z,” bebernya.
Dalam tabrakan itu, masih kata Kanitlantas, kedua pemotor langsung terlempar dan jatuh ke jalan aspal. Keduanya luka berat dan langsung ditolong warga dengan dibawa ke RSUD Genteng. “Salim meninggal di rumah sakit, sedang FR masih dirawat,” terangnya.(sas/abi) Editor : Agus Baihaqi