Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Santri Blokagung Gotong-Royong Tambal Jalan Rusak

Agus Baihaqi • Kamis, 14 Juli 2022 | 13:35 WIB
TUTUP PAVING: Para santri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung menambal jalan raya di Desa Karangdoro dan Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari yang rusak dengan paving, Selasa (12/7) lalu. (Irham Muzaki/Radar Genteng)
TUTUP PAVING: Para santri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung menambal jalan raya di Desa Karangdoro dan Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari yang rusak dengan paving, Selasa (12/7) lalu. (Irham Muzaki/Radar Genteng)
GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Kerusakan jalan semakin parah, dan pemerintah masih fokus memperbaiki jalan yang akan dibuat untuk kejuaraan nasional (Kejurnas) balap sepeda. Sambil menunggu perbaikan itu, ada cara menarik dari para santri Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Selasa (12/7). Mereka turun ke jalan untuk menambal jalan raya di daerahnya yang telah rusak parah.

Para santri laki dan perempuan yang sebagian besar mahasiswa IAI Darussalam, Blokagung itu, menambal jalan menggunakan paving. Aksi ini, dilakukan mulai pukul 08.00 hingga pukul 10.30. Jalan yang ditambal di Desa Karangdoro dan Karangmulyo yang berjarak sekitar dua kilometer. “Ini jalan yang setiap hari dilewati para santri dan mahasiswa,” cetus Wakil Rektor III IAI Darussalam Blokagung, Abdi Fauzi Hadiyono.

Menurut Abdi, jalan yang ditambal dengan paving ini banyak yang berlubang. Lubangnya cukup dalam dan lebar. Dengan ditambal, diharapkan bisa membantu warga yang akan melintas. “Jalan ini termasuk ramai arus lalu lintas,” katanya.

Jalan yang semakin rusak akibat hujan deras ini, juga terlihat di

jalan raya Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng. Jalan ini jalur alternatif yang menghubungkan Desa Genteng Wetan dan Desa Kembiritan. “Lubang di jalan cukup dalam, kami berharap bisa segera diperbaiki, karena membahayakan,” cetus Akbar Wirohman, 25, warga Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan.

Jalan lain yang semakin parah, itu di Jalan KH Imam Bahri, Dusun Jenisari, Desa Genteng Wetan. Jalan ini sering dilakukan perbaikan, tapi juga sering rusak. “Jalan ini sering ditambal, tapi tidak lama rusak lag,” jelas H. Mustofa, 55, warga setempat.

Jalan dikampungnya yang sering rusak itu, jelas dia, karena sering dilalui kendaraan besar. Sedang kualitas aspal yang digunakan, diduga kurang bagus. Sehingga, setelah ditambal juga rusak lagi. “Kalau diaspal ulang atau dibeton mungkin bisa awet,” jelasnya.

Koordinator UPTD DPU CKPP Wilayah III, Toyib Mansur mengakui banyak jalan di wilayah kerjanya, khususnya di Kecamatan Genteng yang rusak dan harus mendapatkan perbaikan. “Jalan yang rusak cukup banyak,” ujarnya.

Hanya saja, lanjut dia, saat ini masih belum bisa melakukan perbaikan atau penambalan. Sebab, anggaran masih difokuskan untuk jalan yang akan dilalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) balap sepeda 2022. “Untuk wilayah Genteng yang dilewati hanya jalan Nasional,” jelas Toyib seraya menyebut kejurnas balap sepeda akan digelar pada 15-19 Juli 2022.

Usai perbaikan di jalur kejurnas, masih kata dia, baru akan dilakukan perbaikan di wilayah Kecamatan Genteng dan sekitarnya.  “Setelah kegiatan itu, pasti akan kami lakukan perbaikan,” jelasnya.(mg5/abi) Editor : Agus Baihaqi
#santri blokagung #jalan rusak #Perbaikan Jalan