Korban yang terluka serius di bagian kepala dan akhirnya dirujuk ke RSUD Blambangan, itu Miftahul Rahman, 31 warga Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi. “Korban ini tidak sadar, lukanya serius di bagian kepala,” cetus Kanitlantas Polsek Genteng, Iptu Nanang Wardhana.
Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 21.00. Saat itu, Rahman bersama istrinya, Susanti Agustina, 31, mengendarai motor Honda CS One dengan nomor polisi P 5757 YE melaju dari arah timur. “Sebelum jembatan ada traffic light, saat lampu merah pemotor ini terus jalan dengan menyalib mobil di depannya yang berhenti,” terangnya.
Tapi apes, saat melewati di atas jembatan yang menjadi pembatas Desa Setail dengan Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, dari arah berlawanan melaju mobil Toyota Calya dengan nomor polisi S 1735 ET yang disopiri Windra Prasetyawan, 40,wara Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. “Motor yang baru nyalib itu melaju agak ke kanan,” terangnya.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, motor Honda CS One itu tabrakan dengan mobil Toyota Calya. Sopir mobil mencoba menghindar ke kiri tapi malah menabrak pembatas jembatan. “Mobil menabrak motor dan pembatas jembatan,” jelasnya.
Akibat kecelakaan itu, Rahman dan istrinya Susanti terpental dari motor dan jatuh ke jalan aspal. Rahman menderita luka serius di bagian kepala hingga gegar otak. Sedang sang istri, menderita luka lecet pada kaki kanan dan lengan kiri. “Kedua korban oleh warga dilarikan ke RSUD Genteng,” terangnya seraya menyebut sopir mobil Toyota Calya hanya luka ringan berupa lecet pada lutut sebelah kanan.
Untuk mobil Toyota Calya dan motor Honda CS One, masih kata Kanitlantas, sama-sama rusak berat di bagian depan. Untuk keperluan pemeriksaan, kedua kendaraan itu diamankan di Mapolsek Genteng. “Bagian depan mobil sisi kiri rusak parah, juga motor yang dinaiki korban,” cetus Kanitlantas.(mg5/abi) Editor : Agus Baihaqi