Salah satu pengelola mesin rice transplanter Umar Said, 54, asal Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran mengatakan, dengan menggunakan mesin proses penanaman benih padi bisa selesai lebih cepat. Menurutnya, untuk menanam benih padi dengan luas sebahu, hanya membutuhkan waktu sehari kerja. “Satu hari bisa selesai satu bau,” ujar Umar.
Menurut Umar, menanam padi dengan tenaga orang, sebahu perlu tenaga minimal 10 orang bila ingin selesai sehari. Tapi bila kurang dari 10 orang, untuk menanam padi seluas sebahu bisa lebih dari sehari. “Lebih cepat menggunakan mesin,” ujarnya.
Umar menyebut, harga sewa mesin tanam padi ini Rp 2 juta per satu bau. Harga itu sudah termasuk benih padi. Jika dibandingkan dengan membayar orang, selisih sedikit. Saat ini, upah buruh sekitar Rp 90 ribu per hari. Bila dikalikan 10 orang, akan membutuhkan biaya Rp 900 ribu, itu belum harga bibit padi. “Untuk kebutuhan satu bau, minimal membutuhkan uang Rp 500 ribu untuk membeli bibit padi,” jelasnya.
Umar mengaku mesinnya itu milik kelompok tani yang berasal dari bantuan pemerintah, dan boleh disewa. Ada tiga mesin yang dimiliki, dan saat masuk musim tanam ketiga mesin itu banyak disewa petani. “Yang hendak memakai harus antre,” pungkasnya.(mg5/abi) Editor : Agus Baihaqi