Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ayumi Lolos Paskibra Nasional

Gerda Sukarno Prayudha • Kamis, 19 Mei 2022 | 14:20 WIB
HARUMKAN BANYUWANGI: Ayumi Putri Sasaki lolos menjadi paskibra nasional. (Fredy Rizky/RaBa)
HARUMKAN BANYUWANGI: Ayumi Putri Sasaki lolos menjadi paskibra nasional. (Fredy Rizky/RaBa)
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Perwakilan pasukan pengibar bendera (paskibra) nasional kembali datang dari Banyuwangi. Terakhir kali Banyuwangi meloloskan Ananda Mikola sebagai anggota paskibra pada tahun 2018 lalu. Tahun ini Banyuwangi mengirimkan Ayumi Putri Sasaki.

Kabid Kepemudaan Dispora Banyuwangi Teddy Rediansyah mengatakan, lolosnya Ayumi Putri Sasaki menjadi paskibra nasional diumumkan Selasa kemarin (17/5). Ayumi lolos bersama dengan Abimanyu Farelandhika dari Kota Pasuruan.

Ayumi telah menjalani seleksi panjang sebelum lolos ke Istana Negara. Tanggal 23 Maret lalu, Ayumi menjadi perwakilan Kecamatan Genteng ke seleksi kabupaten. Setelah lolos, Ayumi dikirim bersama empat kandidat lainnya ke tingkat provinsi. Di sana, sulung dari dua bersaudara itu kembali lolos dan mewakili Jawa Timur bersama 25 orang lainnya ke seleksi tahap nasional.

Setelah menjalani seleksi ketat, pelajar asal Kelurahan Singotrunan itu dipastikan lolos dan mewakili Jawa Timur sebagai paskibra nasional. ”Ini menjadi kebanggaan bagi kita setelah terakhir mengirim paskibra tahun 2018 lalu,” kata Teddy.

Orang tua Ayumi, Agusnita Fitriani yang dihubungi Jawa Pos Radar Banyuwangi mengaku bangga dengan prestasi putri sulungnya tersebut. Sejak kecil, Ayumi bercita-cita menjadi polwan. Selepas dari bangku SMP, Ayumi melanjutkan sekolah ke SMAN 2 Taruna Bhayangkara.

Orang tuanya terus memberikan support agar siswi kelas 10 SMA itu bisa fokus dengan seleksi paskibra. Akhirnya, Ayumi bisa lolos sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera di Istana Negara pada 17 Agustus nanti. ”Saya terus berkomunikasi dengan Ayumi. Dia membawa nama Banyuwangi dan Jawa Timur,” kata Agusnita.

Ayumi sejak tahun 2012 sudah ditinggal wafat oleh mendiang ayahnya, Satoshi Sasaki. Ibunya cukup senang ketika putrinya bisa tetap fokus dalam meraih cita-citanya. ”Sejak kecil dia ingin jadi polwan. Apa yang dia jalani sekarang sudah sesuai keinginannya,” tandasnya. (fre/aif/c1) Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#smadatar #nasional #ayumi #dispora #paskibra #sma 2 taruna bhayangkara