Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tetap Berpuasa, Buruh Lombok Kerja Lebih Pagi

Ali Sodiqin • Rabu, 6 April 2022 | 14:00 WIB
tetap-berpuasa-buruh-lombok-kerja-lebih-pagi
tetap-berpuasa-buruh-lombok-kerja-lebih-pagi


TEGALSARI – Menjalani puasa Ramadan, para buruh di lahan tanaman cabai masuk lebih awal dibanding biasanya. Bila hari biasa mulai kerja pukul 06.00, saat ini mulai bekerja sekitar pukul 04.30, atau habis subuh.



Alasan masuk lebih pagi itu, agar mereka bisa pulang lebih cepat. Bila biasanya pulang pukul 13.00, saat ini pulang saat masuk salat duhur. Dalam mengurus tanaman cabai, mereka bekerja sekitar enam jam dalam sehari. “Kita bekerja hanya setengah hari,” kata salah satu buruh tanaman cabai, Ngatimin, 55.



Ngatimin asal Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, itu mengaku sudah lama mengurus tanaman cabai. Biasanya, ia dibantu lima teman. Mereka bertugas mulai penyiapan lahan, penanaman benih, pemasangan bambu di sekitar benih, dan membersihkan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman cabai. “Kalau yang mupuk dan nyemprot ada sendiri,” ucapnya.



Menurutnya Ngatimin, yang memupuk dan nyemprot tanaman cabai ada empat orang. Mereka dibayar Rp 50 ribu selama enam jam. Selain tukang nyemprot, mendapat upah sekitar Rp 45 ribu selama setengah hari. “Dibayarkan satu minggu sekali,” jelasnya.



Natimin dan kelima temanya membersihkan rumput agar tidak tumbuh di sekitar media tanaman cabai. Bila rumput dibiarkan tumbuh di sekitar tanaman, nanti akan banyak ulat yang memakan daun tanaman cabai. “Setiap hari mengurus tanaman, ini sudah menjadi pekerjaan tetapku,” pungkasnya. (mg5/abi)


Editor : Ali Sodiqin
#puasa