Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ramadan Sepekan Lagi, Pasar Genteng masih Sepi

Ali Sodiqin • Jumat, 25 Maret 2022 | 22:00 WIB
ramadan-sepekan-lagi-pasar-genteng-masih-sepi
ramadan-sepekan-lagi-pasar-genteng-masih-sepi


GENTENG – Mendekati bulan suci Ramadan, pengunjung di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, terpantau masih sepi, Rabu (23/3/2022). Tapi beberapa harga kebutuhan pokok sudah mengalami kenaikan.



Kepala Pasar Genteng 1, Sudarmanto, 56, mengatakan awal puasa sudah tinggal hitungan hari saja, belum ada lonjakan pengunjung di pasar. “Biasanya puasa kurang seminggu seperti ini sudah mulai agak ramai,” ucapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.



Mendekati Ramadan tahun ini, terang dia, lonjakan pengunjung untuk berburu bahan pokok, ternyata belum terlihat. “Sampai sekarang pengunjung masih stabil. Biasanya, H-3 Ramadan baru akan melonjak,” katanya saat ditemui di kantor Pasar Genteng 1, Rabu (23/3/2022).



Melonjaknya jumlah pengunjung saat H-3 Ramadan, terang Sudarmanto, karena ada tradisi yang biasa digelar umat muslim dengan menggelar selamatan. “Warga biasanya ramai-ramai belanja,” cetusnya.



Meski masih sepi, lanjut dia, Pasar Genteng 1 yang tersedia 400 lapak dengan pedagang aktif sekitar 50 orang, seperti tidak pernak kehabisan pengujung, dan nyaris tidak pernah tutup. “Pasar Genteng 1 ini mulai subuh sampai malam aktif,” ujarnya.



Selain buka pada pagi hingga siang, masih kata dia, di Pasar Genteng 1 ini ada pada pasar Subuh yang buka sampai pukul 06.00. Selain itu, ada pasar sore mulai pukul 15.00 sampai pukul 20.00. “Pasar Genteng 1 ini tidak pernah tutup,” ungkapnya.



Salah satu pedagang di Pasar Genteng 1, Rihaya, 60, asal Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, menyampaikan menjelang Ramadan masih belum ramai seperti sebelum pandemi Covid-19. “Setiap hari ada pembeli, tapi belum ada lonjakan,” katanya.



Rihaya menyebut, meski belum ada lonjakan pengunjung, tapi harga bahan dapur sudah mulai merangkak naik. Menurutnya, itu biasa ketika mendekati Ramadan. “Sekarang harga bawang yang naik, dari  Rp 28 ribu per kilogram menjadi Rp 38 ribu per kilogram. Tapi cabai turun, kemarin sempat menyentuh Rp 54 ribu, sekarang hanya Rp 45 ribu per kilogram,” pungkasnya.(sas/abi)


Editor : Ali Sodiqin