PURWOHARJO – Hujan yang sering turun dengan mendadak, berdampak pada kegiatan warga. Mereka harus bisa menyesuaikan agar terhindar dari dampak hujan, terutama bagi warga yang aktivitasnya tergantung panas matahari.
Riyanto, 41, warga Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, mengatakan saat ini warga baru panen jagung dan setiap hari harus menjemur. dengan mengandalkan panas matahari. “Harus ditunggu, karena sering panas tiba-tiba hujan,” katanya.
Hal yang sama juga disampaikan Sundari, 49, pemilik jasa laundry di Pasar Curahjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo menyampaikan cuci pakaian menjadi lebih lama. Jika biasanya dua hari selesai, kini tidak bisa dipastikan. “Sekarang kalau sudah kering ya dikabari,” jelasnya.
Karena saat ini, jelas dia, setelah tengah hari turun hujan. Bahkan, hujan biasanya sudah turun sejak pagi. Dan itu membuat pengeringan menggunakan sinar matahari terganggu. “Agar bau tidak ampek, saya tidak berani mencuci dengan jumlah banyak,” ungkapnya.(abi)
Editor : Ali Sodiqin