Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ditangkap, Copet Iming-imingi Uang ke Anggota TNI

Ali Sodiqin • Kamis, 7 Oktober 2021 | 22:00 WIB
ditangkap-copet-iming-imingi-uang-ke-anggota-tni
ditangkap-copet-iming-imingi-uang-ke-anggota-tni


GAMBIRAN – Aksi copet terjadi di depan SDN 1 Jajag, Kecamatan Gambiran, sekitar pukul 10.30, Senin (4/10). Pelaku yang berjumlah dua orang, mencopet Ragil Saring, 75, warga Dusun Yosowinangun, RT 1, RW 2,  Desa Jajag, Kecamatan Gambiran.



Copet gagal membawa uang korban sebesar Rp 1. 1.454. 000,  karena kakek yang membuka usaha warung itu melawan. Warga yang berdatangan setelah kejadian, membuat kedua pelaku berusaha kabur. Satu pelaku akhirnya berhasil ditangkap, sedang satu pelaku lainnya lari. “Satu pelaku kita amankan,” cetus Kapolsek Gambiran, AKP Suryono Bhakti.



Pelaku yang berhasil ditangkap itu Deni Amri Sampetoding, 50, asal Dusun Pasar, RT 1, RW 3, Desa Sumberpakem, Kecamatan Maesan, Bondowoso. Sedang pelaku lain yang berhasil kabur, Suyitno, 47, warga Dusun Kloncing, RT 1, RW 2, Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jember.



Kapolsek menyebut pelaku yang tertangkap itu masih dalam pemeriksaan. Pelaku yang beraksi berjumlah dua orang itu, naik motor Honda Vario warna abu-abu dengan nomor polisi P 3165 BI . “Pelaku dan motor yang dibuat beraksi kita amankan di polsek,” terangnya.



Aksi copet yang terjadi sekitar pukul 10.30, itu bermula saat korban sedang santai di warung PKL depan SDN 1 Jajag. Tiba-tiba, ada dua orang yang naik motor dan tidak dikenal menghampirinya. Satu orang menemuinya dengan ikut duduk di sampingnya, dan satu orang lagi berada di motor. “Yang mendekati saya itu tanya arah Pedotan (Kecamatan Bangorejo,” kata Ragil Saring.



Tanpa rasa curiga, Saring yang masih duduk di kursi warungnya menunjukkan ke arah Pedotan, Kecamatan Bangorejo. Setelah diberi tahu arah yang diinginkan, orang itu bergegas ke temannya sambil meloncat ke atas motor. Secara reflek, Saring memeriksa uang di saku kanan celananya, dan ternyata uang sebesar Rp. 1.454. 000 yang dikantongi sudah tidak ada. “Saya berdiri dan menarik baju orang tersebut, lalu saya pukul sambil teriak copet,” ungkapnya.



Teriakan copet itu, membuat warga yang ada di sekitar lokasi berdatangan. Salah satu anggota Koramil Gambiran yang markasnya hanya berjarak sekitar 75 meter dari lokasi kejadian, juga ikut datang. Dua orang copet itu berhasil ditangkap. “Kedua copet dibawa ke Koramil,” katanya.



Tapi sayang, saat kedua pelaku itu dibawa ke Koramil dengan jalan kaki, satu pelaku Suyitno tiba-tiba lari dan menghilang. Warga yang berupaya mengejar, gagal menangkapnya lagi. “Saya pegang satu pelaku, satu pelaku lagi (Suyitno) dipegangi warga dan kabur,” terang Serka Sutrisno, angota Koramil Gambiran yang ikut mengamankan pencopet.



Saat berada di Koramil ini, pelaku Deni Amri Sampetoding asal Maesan, Kabupaten Bondowoso itu sempat mengiming-imingi sejumlah uang kepada anggota TNI itu bila dilepas. “Mau menyogok saya, pelaku itu mengaku saudaranya ada yang menjadi polisi militer,” ujarnya. (abi)



Editor : Ali Sodiqin
#pencurian