Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Terlalu Lama Libur, Ruang Kelas Jadi Sarang Ular Kobra Bertelur

Ali Sodiqin • Sabtu, 18 September 2021 | 16:35 WIB
terlalu-lama-libur-ruang-kelas-jadi-sarang-ular-kobra-bertelur
terlalu-lama-libur-ruang-kelas-jadi-sarang-ular-kobra-bertelur


CLURING – Para guru dan siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al A’la, Dusun Pancursari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring sempat dibuat geger, kemarin (16/9). Di sekolah itu, ditemukan 20 butir telur ular kobra.



Puluhan telur ular berbisa itu, ditemukan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) Banyuwangi, yang sengaja didatangkan ke sekolah. “Kita mengundang petugas damkar untuk mencari ular yang diduga banyak di sekolah,” terang salah satu guru MI Al A’la, Dusun Pancursari, Desa Benculuk, Ma’sum Syafi’i, 50.



Menurut Ma’sum, penemuan puluhan butir telur ular kobra itu, bermula pada Selasa (14/9), sejumlah pekerja yang sedang merenovasi sekolah menemukan sejumlah ular berukuran kecil yang sudah mati. Selain itu, juga ada beberapa ekor ular yang masih hidup. “Ditemukan banyak ular,” katanya.



Khawatir bisa mengancam para siswa yang sedang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM), terang dia, sekolah mengundang petugas Damkar Banyuwangi. “Kita undang petugas damkar untuk mencari sarang ular di sekolah,” ujarnya.



Menurut Ma’sum, saat ini sekolahnya sedang merenovasi sekolah dengan mengganti atap kelas. Di sekitar sekolah, juga banyak tumpukan genting. “Genting yang ditumpuk itu, akan dibuat untuk mengganti genting lama yang sudah rusak,” ungkapnya.



Saat petugas damkar itu tiba di sekolah, masih kata dia, langsung menyisir semua ruangan yang ada di sekolah. Tempat penyimpanan barang, juga ikut disisir. Tidak hanya itu, petugas itu juga memeriksa tumpukan genting. “Saat memeriksa tumpukan genting, ditemukan banyak telur ular,” cetusnya.



Telur ular yang ditemukan itu, masih kata dia, jumlahnya ada 20 butir. Diduga, itu telur ular kobra yang membuat sarang di tumpukan genting. “Ternyata tumpukan genting itu dibuat sarang ular kobra,” katanya. 



Dalam pencarian yang dilakukan petugas damkar itu, jelas dia, ularnya tidak ditemukan. Hanya saja, di sekitar lokasi banyak bekas ular yang berukuran besar. “Mungkin ularnya sudah pergi,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (16/9).



Atas penemuan 20 butir telur ular kobra itu, lanjut dia, para siswa dibatasi saat bermain. Mereka dilarang bermain di sekitar lokasi penemuan ular telur. “Sekarang sedang PTM, jadi sekolah juga ramai,” cetusnya. (mg3/abi)


Editor : Ali Sodiqin