RadarBanyuwangi.id – Pasar malam yang berlokasi di lahan KUD Kedungrejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, nasibnya mengenaskan. Semua sarana hiburan yang ada di tempat itu mangkrak dan ditumbuhi rerumputan hingga tampak kusam.
Kepala Desa Sambimulyo, Andik Santoso menjelaskan pasar malam itu rencananya akan beroperasi setiap malam. Tapi selesai dibangun muncul Covid-19. Pengelola belum sempat membuka pasar malam itu. “Selesai dibangun, muncul edaran dari pemerintah yang membatasi kegiatan,” katanya.
Andik menyampaikan aneka permainan di pasar malam yang tidak dipakai itu jadi kotor dan kumuh. Tapi, pihaknya tidak bisa memaksakan pemilik untuk membongkar. “Pengen saya itu bersih, tapi mau dipindah ke mana, kasihan juga,” ujarnya.
Pemilik pasar malam, Subangi asal Pasuruan saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, kemungkinan pasar malam itu untuk dibuka lagi sudah tidak ada. Ia mengaku sudah bangkrut. Berbagai kelengkapan pasar malam seperti genset dan sejumlah perkakas, sudah banyak yang dijual untuk menyambung hidup. “Jangankan mau buka, cari makan saja sudah jual semua alat,” terangnya.
Semua perkakas yang saat ini tersisa di Desa Sambimulyo, rencananya juga mau dijual. Dia tidak berharap banyak dari hasil penjualan, yang terpenting bisa laku. Menurutnya, semua ini dampak pandemi Covid-19. “Akan saya jual, harga pantasnya berapa,” jelasnya.(sli/abi)
Editor : Ali Sodiqin