Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Ajukan Surat WFH

Ali Sodiqin • Sabtu, 3 Juli 2021 | 19:35 WIB
nakes-terpapar-covid-19-puskesmas-ajukan-surat-wfh
nakes-terpapar-covid-19-puskesmas-ajukan-surat-wfh


RadarBanyuwangi.id – Tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo saat ini harus bekerja ekstra. Itu setelah sembilan dari 17 petugas kesehatan di tempat itu, dinyatakan positif terpapar Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri.



Dari sembilan nakes yang terkena virus korona itu, salah satunya kepala Puskesmas Kedungwungi Heru Prasetyo. Heru ini kondisinya sempat drop dan harus menjalani perawatan di RS Al Huda Gambiran. “Para tenaga kesehatan mulai kena itu Senin (21/6),” terang salah satu nakes yang juga petugas surveilans Puskesmas Kedungwungu, Siswanto, kepada RadarBanyuwangi.id.



Sembilan nakes yang positif terpapar Covid-19 itu, jelas dia, kondisinya terus membaik. Kepala Puskesmas Heru Prasetyo yang sempat menjalani perawatan di RS Al Huda Gambiran, kini juga sudah mulai membaik. “Alhamdulillah, sudah mulai membaik, semua menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.



Meski separo nakes terkena virus korona dan tidak bekerja, terang dia, Puskesmas Kedungwungu masih tetap membuka pelayanan pada warga. Tracing dilakukan saat ada laporan ada yang sakit dengan gejala seperti Covid-19. “Pelayanan tetap, tracing jika ada laporan,” terangnya.



Untuk menghindari kemungkinan buruk dan menjaga stamina nakes, pihaknya tengah mengajukan surat untuk Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi . Jika pengajuannya dikabulkan, petugas yang tersisa ini masuk kerja di Puskesmas dengan cara gentian. “Besok (hari ini) surat kita kirim,” terangnya.



Siswanto menyebut, Puskesmas Kedungwungu ini menangani lima desa yang ada di Kecamatan Tegaldlimo. Kelima desa itu Desa Kedungwungu, Desa Kalipait, Desa Kedungasri, Desa Kedunggebang, dan Desa Kendalrejo. “Dari lima desa itu, warga yang terkena Covid-19 pada Juni 2021 ini sebanyak 32 orang, dan hari ini (kemarin) ditemukan lagi tiga warga yang positif, jadi totalnya 35 orang positif aktif,” ungkapnya.



Hasil positif Covid19 itu, masih kata dia, berdasarkan hasil pemeriksaan rapid antigen. Untuk hasil pemeriksaan tes PCR, hingga kini masih belum keluar. “Dari lima desa di wilayah kerja Puskesmas Kedungwungu, hanya Desa Kendalrejo yang tidak ditemukan warga terkena virus korona,” ungkapnya.



Camat Tegaldlimo Sigit Harjanto mengungkapkan saat ini daerahnya masuk zona merah. Berbagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 sudah dilakukan. “Untuk pengajuan WFH bagi nakes di Puskesmas Kedungwungu, saya belum tahu,” cetusnya.



Sigit berharap semua warga bisa menaati protokol kesehatan, sehingga penyebaran virus korona ini bisa dikendalikan. “Klaster hajatan sudah selesai, semoga yang lain juga segera rampung,” jelasnya.(sli/abi)



Editor : Ali Sodiqin
#pandemi covid-19