Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pantau Hewan Pemakan Kambing, Petugas BKSDA Pasang Kamera Trap

Ali Sodiqin • Sabtu, 5 Juni 2021 | 18:00 WIB
pantau-hewan-pemakan-kambing-petugas-bksda-pasang-kamera-trap
pantau-hewan-pemakan-kambing-petugas-bksda-pasang-kamera-trap


RadarBanyuwangi.id - Lima ekor kambing milik Yusuf, 48, warga Dusun Persen, Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo yang diduga diserang hewan liar, mengundang perhatian petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banyuwangi. Mereka memasang empat titik kamera trap di kadang kambing milik korban itu, kemarin (2/6).



Pemasangan kamera trap itu, untuk memantau hewan liar yang datang untuk memangsa ternak milik warga yang tinggal di dekat Balai Taman Nasional Alas Purwo. “Lima ekor kambing itu mati diduga diterkam hewan liar,” terang Kepala Seksi BKSDA Wilayah V Banyuwangi, Purwantono kepada RadarBanyuwangi.id.



Menurut Purwantono, petugas sudah memeriksa kandang kambing milik warga itu dan menemukan jejak telapak kaki hewan liar. Selain itu, juga memeriksa bekas cakaran di pagar kayu pada kandang kambing tersebut. “Jelas penyebab matinya kambing itu dimangsa hewan liar,” ujarnya.



Untuk mengetahui pasti penyebab matinya kambing milik warga itu, petugas BKSDA Banyuwangi memasang empat titik kamera trap di sekitar kandang kambing. Diharapkan kamera itu dapat merekam aktivitas hewan liar saat malam hari. “Sudah kami pasang kamera trap, ditunggu hasilnya saja,” ungkapnya.



Purwantono meminta warga untuk tidak melakukan perburuan liar. Sebab, perburuan liar membuat hewan ketakutan dan keluar dari hutan, lantaran habitatnya terganggu. “Kami harap warga tidak melakukan perburuan liar di hutan lindung, khususnya di Taman Nasional Alas Purwo,” katanya.



Kanit Reskrim Polsek Tegaldlimo, Aiptu Lestari Widodo mengungkapkan sudah memasang garis polisi di sekitar kandang kambing tersebut. Itu dilakukan agar warga tidak mendekati kandang kambing itu. “Kami berharap warga tidak mendatangi lokasi kandang kambing,” cetusnya.



Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, sebanyak lima ekor kambing milik warga Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo ditemukan mati mendadak di kandangnya pada Minggu pagi (30/5). Diduga kuat, kambing itu mati karena diterkam satwa liar dari hutan di Balai Taman Nasional Alas Purwo.



Dugaan itu diperkuat dengan banyaknya luka gigitan dan cakaran di beberapa bagian tubuh kambing. Malahan, perut kambing banyak yang bolong hingga isi perut terurai. “Saya tahu pagi, saat akan memberi makan,” terang Yusuf, 48, pemilik kambing asal Dusun Persen, Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo.(kri/abi)


Editor : Ali Sodiqin
#aneh #kambing mati mendadak