RadarBanyuwangi.id – Banyak cara yang dilakukan petani untuk menjaga tanamannya, terutama dari serangan burung. Seperti terlihat di persawahan timur gardu induk PLN di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran ini, kemarin (1/6).
Puluhan serabut kelapa ditancapkan pada kayu dan merata di sawah. Sekilas, pemandangan ini seperti seni instalasi, tapi itu blangkokan yang dipercaya oleh para petani bisa mengusir hama burung pemakan padi. “Itu untuk mengusir burung,” terang Solikin, 45, warga Dusun Sidotentrem, RT/RW 4, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran.
Serabut kelapa atau blangkon itu, terang dia, berfungsi hampir sama dengan orang-orangan yang dipasang di sawah, yakni memiliki efek kejut pada burung emprit yang akan hinggap dan memakan padi. “Burung emprit menganggap burung elang, jadi takut mendekati tanaman padi,” teranganya.
Cara membuat blangkon itu cukup mudah, hanya diperlukan serabut kulit kelapa dan tongkat. Selanjutnya, dipasang dengan dengan bagian dalam serabut kelapa ke atas. “Tinggal masang saja, murah dan mudah,” jelasnya.
Langkah petani membentengi tanaman padinya itu, terang dia, sangat penting. Karena saat ini tanaman padi sudah mulai bermunculan. “Ini sudah mendekati panen, mulai banyak burung,” jelasnya,
Warga lainnya Suwandi mengungkapkan, dibandingkan dengan bunyi-bunyian dari kaleng yang ditarik, memasang serabut kelapa ini lebih ampuh. “Yang bunyi itu malah mengundang burung,” cetusnya.(sli/abi)
Editor : Ali Sodiqin