Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

TN Alas Purwo Lepasliarkan Ular Sanca dan Kucing Hutan

Ali Sodiqin • Jumat, 7 Mei 2021 | 11:00 WIB
tn-alas-purwo-lepasliarkan-ular-sanca-dan-kucing-hutan
tn-alas-purwo-lepasliarkan-ular-sanca-dan-kucing-hutan


RadarBanyuwangi.id - Petugas Balai Taman Nasional (TN) Alas Purwo melepasliarkan dua ekor kucing hutan atau felis bengalensis dan lima ekor ular sanca batik atau python reticulatus di hutan tertua di Pulau Jawa tersebut, kemarin (4/5).



Satwa yang dilindungi itu, dilepasliarkan setelah dilakukan penangkaran beberapa bulan di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tegal Alur, Jakarta Barat, lembaga penangkaran hewan di bawah kewenangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta. “Ada dua jenis satwa yang kita lepasliarkan,” terang Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Alas Purwo Wilayah I Tegaldlimo Probo Wresni Aji.



Menurut Probo, pelepasliaran dua jenis satwa bersama BKSDA Jakarta dan Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH). “Kedua jenis satwa yang dilepasliarkan itu kucing hutan dan ular sanca,” katanya.



Kedua satwa yang dilindungi itu, terang dia, sebelumnya penyerahan dari masyarakat yang tidak memiliki dokumen resmi. “Setelah dilakukan karantina, kedua jenis satwa itu dibawa ke TN Alas Purwo untuk dilepas di habitatnya,” ujarnya.



TN Alas Purwo dipilih karena habitatnya masih terjaga. Kedua satwa dilepas di hutan paling ujung timur Pulau Jawa itu, diharapkan dapat berkembangbiak. “Populasi satwa jenis ular phyton dan kucing hutan masih ada di Alas Purwo,” katanya.



Karena status kedua jenis hewan itu dilindungi, masih kata dia, perlu ada perlakuan khusus agar tetap hidup. Selain itu, kedepan petugas akan rajin melakukan pengawasan pada satwa itu agar dapat cepat beradaptasi. “Diharapkan satwa yang dilepasliarkan itu bisa kembali ke habitat aslinya, dan berkembangbiak di dalam hutan itu,” cetusnya.(kri/abi)


Editor : Ali Sodiqin
#alas purwo